• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bikin Miris !! Hampir Semua Pelajar di Kalsel Pernah Konsumsi Zenith

by BontangPost
10 Januari 2017, 14:50
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
ilustrasi: kalsel.prokal.co

ilustrasi: kalsel.prokal.co

Share on FacebookShare on Twitter

BANJARMASIN – Peredaran obat di kalangan pelajar sudah sampai taraf yang meresahkan. Jumlah obat yang beredar pun bikin geleng-geleng kepala. Saatnya menyelamatkan anak-anak kita.
Bagi Suriadi, bertani mungkin bukanlah pekerjaan yang menghasilkan lagi. Sejak tiga bulan ini dia memiliki profesi sampingan lain yang lebih menggiurkan: Jualan zineth. Pria berusia 37 tahun ini menyasar pasar yang labil dan menjanjikan: para pelajar.
Untunglah, warga Desa Mundar RT 01 Labuan amas Selatan Hulu Sungai Tengah segera diamankan hingga tak sampai lama merusak masa depan generasi di Barabai. Minggu (8/1) tadi dia dibekuk Satuan Narkotika Polres HST.
Suriadi mengakui pelajar adalah target pasarnya. “Dalam satu hari saja bisa menjual 5 sampai 10 boks, isi 1 boksnya 10 keping. Satu keping saya jual seharga 30 ribu,” ungkapnya.
Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya melalui Kasat Narkoba AKP Purnoto membenarkan tersangka Suriadi atau yang kerap dipanggil Acong ini kerap menjajakan obat-obatan daftar G kepada para pelajar.
Dari tangan Suriadi, para petugas menyita barang bukti sebesar 200 butir Zenit Carnophen. Serta uang tunai sebesar Rp. 1.353.500, yang diduga uang hasil penjualan obat-obatan tersebut.
Suriadi tak sendiri. Setidaknya, ada banyak lagi pengedar yang menjadikan para pelajar di Kalimantan Selatan sebagai pasar menggiurkan bagi keuntungan. Hal ini menjawab pertanyaan mengapa penyalahgunaan obat di kalangan pelajar sudah semakin meresahkan akhir -akhir ini.
Dari data yang dikumpulkan Radar Banjarmasin di beberapa kabupaten kota dan Kalsel jumlah barbuk obat Gol IV yang ditangani polisi selama tahun 2016, mencapai angka 5.742.654 butir. Kebanyakan adalah jenis zenith/carnophen.
Tak heran, Kepala BNNK Banjarmasin, Ilyas, Jumat (6/1) tadi, memberi testimoni mengejutkan. Dari limapuluh sampel anak yang dites, empat puluh pernah konsumsi zenith. “Kita ambil sampel saja itu. Ya kalau semua persentase antara 80 – 70 persen anak pernah makai zenith,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin.
Jumlah ini mengindikasikan ada bahaya yang mengincar kalangan muda khusunya pelajar di Banjarmasin. Penyalahgunaan obat-obatan menyulitkan BNNK dan aparat lainnya menindak. “Yang mereka konsumsi itu kan zenith. Nah itu obat-obatan saja, kami dan polisi tidak bisa menindak, kecuali pecandu,” akunya. Sebagai obat, zenith sendiri masih mudah ditemukan dijual bebas di pasaran.
Dari wawancara Radar Banjarmasin dengan salah satu pedagang zenith di Pasar Sudimampir Banjarmasin, dalam sehari mereka bisa menjual belasan keping obat itu. Keuntungan besar lagi, jika pembeli berasal dari jauh, misalnya dari Kotabaru atau kabupaten di hulu sungai. Dia akan meraup laba lebih besar lagi.
Dia mengaku mengambil dari agen besar mereka Rp20.000 per keping. Satu keping ada 10 butir obat yang sebenarnya untuk kesehatan tulang itu. Pedagang saat ditawar harga bertahan pada posisi Rp22.000 per keping, awalnya dia menawarkan Rp25.000.
“Bisa aja kurang asal ambil banyak,” kata penjual kepada Radar Banjarmasin, Senin (9/1) sore kemarin. Dia mendesak Radar Banjarmasin segera membeli, karena agen besar di sana tutup kalau malam. Begitu mudahnya menemukan zenith di pasar.
Rektor Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin, Mustatul Anwar, mengatakan anak-anak tidak bisa terlalu disalahkan. Karena obat itu masih sangat mudah ditemukan dan dijual bebas. “Masalahnya kan itu. Pengedarnya masih banyak, mudah ditemukan,” keluhnya.
Dia memandang baik rencana DPRD Banjarmasin misalnya hendak membuat Perda Zenith. Namun kata Mustatul, penindakan yang mesti digalakkan. “Aturan sudah banyak. Ini kan masalah bisnis. Obat itu sudah jadi bisnis,” katanya.
Sementara, Rektor Universitas Achmad Yani (Uvaya), Hastirullah Fitrah, mengatakan banyak anak mengkonsumsi zenith karena dunia mereka tidak bahagia. “Beda dengan zaman kita dulu. Banyak kegiatan mengisi waktu. Sekarang apa? Dugem,” keluhnya.
Mabuk kata Fitrah justru dijadikan kebutuhan di era modern sekarang. Semua sibuk, bekerja dan lainnya. Sementara jiwa mereka lelah. “Jenuh. Saya tanya itu kenapa, katanya obat jenuh karena stress bekerja,” ujarnya.
Dari penelusuran di lapangan, alasan penguna zenith umumnya ada tiga jenis. Pertama, karena ikut-ikutan biar terlihat gaul. Kedua, supaya kuat bekerja tidak cepat merasa lelah. Dan terakhir, supaya lancar berbicara tanpa malu atau terhambat perasaan emosional lainnya.
“Supaya lancar aja bepandir. Kalau minum itu, nyaman rasanya muntung,” kata salah satu remaja pelajar yang diwawancarai Radar Banjarmasin.
Saripuddin warga Banjarmasin yang banyak bergaul dengan remaja pengkonsumsi Zenith mengatakan, penyalahgunaan obat di kalangan remaja hanya karena faktor pergaulan saja. Jiwa remaja yang masih labil cenderung mengikuti apa yang sedang populer di kalangan mereka seperti dugem dan obat. (zal/zep/by/ran/jpg)

Baca Juga:  Terlibat Kasus Narkoba, Pria di Loktuan dan Teman Wanitanya Dipenjara

Sumber: kalsel.prokal.co

Tags: kalselnarkoba
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Anggota Polri Wajib Tanam Pohon sebelum Nikah

Next Post

BREAKING NEWS!! Tarakan Diguncang Gempa Bumi 7,3 SR

Related Posts

Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan
Kriminal

Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

30 Oktober 2026, 10:39
Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Polisi Ungkap 20 Kilogram Sabu
Kaltim

Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Polisi Ungkap 20 Kilogram Sabu

29 Oktober 2026, 10:00
Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu
Kriminal

Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu

26 Oktober 2026, 17:18
Polisi Gerebek Kontrakan di Berebas Tengah Bontang, Tiga Pria Positif Sabu
Bontang

Polisi Gerebek Kontrakan di Berebas Tengah Bontang, Tiga Pria Positif Sabu

22 Oktober 2026, 12:08
Kasus Narkoba Masih Tinggi, Hampir 1 Kilo Sabu Dimusnahkan Kejari Bontang
Bontang

Kasus Narkoba Masih Tinggi, Hampir 1 Kilo Sabu Dimusnahkan Kejari Bontang

20 Oktober 2026, 13:19
Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tiga Kelurahan Bontang
Kriminal

Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tiga Kelurahan Bontang

19 Oktober 2026, 20:52

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dibutuhkan 21 Pipe Fitter untuk Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.