BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemkot Bontang melakukan sebagian ruas Jalan Brigjen Katamso dan S Parman. Proyek ini untuk pemasangan pipa PDAM yang bersumber pada void PT IMM. Wakil Ketua Komisi C Muhammad Sahib menekankan struktur jalan yang telah digali agar nantinya dikembalikan mulus.
“Kalau bisa speknya minimal setara sebelum dibongkar. Jika lebih bagus maka lebih baik,” kata Sahib. Menurutnya jangan sampai penutupan justru membuat kondisi jalan bergelombang.
Kondisi ini pernah terjadi saat pemasangan pipa jaringan gas sebelumnya. Akibatnya beberapa titik aspalnya pun tidak mulus. Situasi ini membuat pengendara yang melintas tidak nyaman.
“Kami sudah wanti-wanti PDAM dan kontraktornya supaya tidak seperti proyek jargas,” ucapnya. Bahkan Komisi C DPRD telah melakukan pengawasan mulai dari awal pengerjaan hingga tahap penyelesaian nantinya. Skema ini berbeda dengan sebelumnya yang hanya terfokus pada fase akhir.
“Kami awasi lebih dini. Jika nantinya tidak mulus maka kami kejar untuk minta perbaikan,” tutur dia.
Politikus NasDem ini mendapatkan informasi bahwasanya pengerjaan tidak bisa melalui jalur lain. Mengingat pemasangan pipa ini sudah sesuai dengan ketentuan dengan rencana lokasi offtake di area RSUD Taman Husada.
Sebelumnya jaringan pipa PDAM yang terpasang berdiameter kecil, sementara untuk distribusi ini harus lebih besar. “Dalam waktu dekat kami akan turun pantau seluruh proyek yang ada,” terangnya.
Proyek ini satu paket dengan pembangunan offtake. Sumbernya dari APBD Bontang senilai Rp 23 miliar. Proyek dikerjakan oleh PT Risa Binatama asal Samarinda. (kpg)







