• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Arfian Arsyad Mendukung Pendidikan Pencegahan Kekerasan Seksual Masuk Muatan Lokal di Sekolah Bontang

by BontangPost
31 Juli 2025, 11:46
in DPRD Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad.

Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad mendukung rencana pemerintah memasukkan kurikulum pendidikan pencegahan kekerasan seksual kepada anak dalam mata pelajaran muatan lokal (Mulok) di sekolah.

Kekerasan seksual yang terjadi pada anak-anak saat ini sudah sangat memprihatinkan. Seperti pada rilis Polres Bontang periode Januari-Juli 2025, sebanyak 16 kasus persetubuhan anak dan 6 kasus pencabulan terjadi kepada anak.

“Pendidikan ini sangat penting karena anak-anak akan berani melapor kalau dapat perlakuan yang meranah ke pelecehan,” tutur dia, Kamis (31/7/2025).

Pendidikan kekerasan seksual dimasukkan dalam muatan lokal, menurutnya salah satu langkah yang tepat. Dengan begitu, anak-anak punya bekal dalam mengantisipasi anggota tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, apaalgi lawan jenis.

Baca Juga:  Agus Haris Sebut Pemerintah Bertanggung Jawab Penuhi Kebutuhan Hidup Masyarakat saat PPKM Darurat

Dengan harapan, materi ajar bisa diselaraskan dengan nilai budaya dan norma sosial yang mudah dipahami anak-anak sesuai dengan usia mereka.

“Materi ini akan membuat anak-anak mudah menerima dengan yang disampaikan,” jelasnya.

Selain itu, dirinya mendorong agar penyusunan kurikulum ini bisa melibatkan berbagai pihak, supaya kata Arfian materi bisa diselaraskan dan tidak membuat ketakutan pada anak-anak kalangan pelajar.

Serta, perlu ada pelatihan khusus untuk guru-guru dalam menyampaikan materi dengan edukatif.

“Jangan sampai karena pemaparannya salah, justru anak-anak takut ke sekolah atau takut mengikuti pelajar mulok itu,” kata Arfian. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bakal Diawasi Ketat, Komisi C DPRD Bontang Minta Penggalian Jalan Harus Kembali Mulus

Next Post

Komisi A DPRD Bontang Konsultasi Publik Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

Related Posts

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans
Bontang

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans

3 September 2025, 12:30
Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan

29 Agustus 2025, 15:00
DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD
DPRD Bontang

DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD

29 Agustus 2025, 11:53
Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026

29 Agustus 2025, 11:00
Proyek SDN 007 Bontang Utara Jadi Sorotan DPRD, Terlambat Lelang Dikhawatirkan Molor
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Usul Operasi Timbang Serentak Dilaksanakan Berkala

29 Agustus 2025, 10:00
DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak

29 Agustus 2025, 08:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.