• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Agus Haris Sebut Pemerintah Bertanggung Jawab Penuhi Kebutuhan Hidup Masyarakat saat PPKM Darurat

by Fitri Wahyuningsih
12 Juli 2021, 12:00
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris angkat bicara soal rencana pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mulai 12-20 Juli mendatang. Menurutnya bila mengacu pada UU Kekarantinaan Kesehatan, bansos itu mestinya diberikan kepada semua yang terdampak PPKM Darurat, bukan hanya satu atau dua kelompok masyarakat saja.

‘’Bansos ini dasarnya kan UU Kekarantinaan (kesehatan). Di sana dijelaskan, jangankan bansos, ternak pun ditanggung oleh negara,’’ katanya kepada bontangpost.id, Minggu (11/7/2021) sore.

Dia mengatakan, payung hukum utama pemerintah ketika memberikan bansos kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat ialah Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan Nomor 6 Tahun 2018. Dalam aturan itu disebutkan, pemerintah pusat dan daerah bertanggungjawab melindungi kesehatan masyarakat dari penyakit atau faktor risiko kesehatan yang berpotensi menimbulkan kedaruratan. Namun ketika langkah ini diambil, sebutnya, pemerintah wajib memberi perlindungan terhadap kebutuhan pangan, kebutuhan medis, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Setiap warga negara punya hak yang setara selama pemberlakukan kekarantinaan kesehatan. Hal ini sebagaimana termaktub dalam pasal 4, 6,7, 8, dan 9 UU tersebut.

Baca Juga:  Buaya Kerap Muncul di Pemukiman, Faisal Sebut Disdamkarkan Perlu Dibekali Pelatihan hingga Alat Bius

‘’Kebutuhan kesehatan, kebutuhan pangan sehari-hari mestinya gratis selama masa karantina. Secara spesifik ini ada di pasal 8,’’ sebutnya.

Adapun dalam Pasal 8 UU Kekarantinaan Kesehatan disebutkan ‘’Setiap orang mempunyai hak mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis, kebutuhan pangan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya selama masa karantina.’’

Politikus Gerindar ini mengatakan, dalam poin ke-3 instruksi Gubernur Kaltim disebutkan, kepada daerah yang menerapkan PPKM Darurat, pemerintah daerah/kota wajib memberi bansos kepada mereka yang terdampak kebijakan itu. Inilah yang kemudian ditafsirkan Pemkot Bontang untuk memberi bansos hanya kepada masyarakat miskin. Padahal menurutnya, insruksi itu berbunyi ‘’pada yang terdampak’’, sementara diketahui bersama bila dampak PPKM Daruat sangat luas. Bukan saja kepada masyarakat miskin, ia juga berdampak pada pelaku UMKM, pemilik warung makan atau toko-toko, pekerja ojek online (ojol) dan lain sebaginya.

Baca Juga:  Komisi III Pantau 6 RT yang Kerap Kebanjiran

‘’Inilah yang harus dirumuskan oleh pemerintah, siapa yang dikasih. Karena kalau kita bicara yang terdampak, jelas luas sekali,’’ tegasnya.

Lebih jauh, sebelum mengaplikasikan sebuah aturan, mestinya pemerintah telah menimbang konsekuensi logis dari aturan tersebut. Aturan memang bersifat memaksa. Namun pemerintah jangan sekadar memaksakan aturan, namun membiarkan masyarakat menanggung sendiri beban atas aturan itu. Seperti yang terjadi akibat pemberlakuan PPKM Darurat ini.

‘’Rakyat tidak akan teriak kalau hajat hidupnya dipenuhi. Kan teriaknya warga negara kan karena kehidupan sehari-hari mereka terdampak,’’ tandasnya. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gedung MTQ Bakal Dimanfaatkan Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19

Next Post

Basri Saran Tenda Darurat di RSUD Taman Husada Segera Dibangun

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.