bontangpost.id – Seiring meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bontang yang menyebabkan 15 kelurahan berada di zona merah, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) melalui program PKT Proaktif menyalurkan bantuan 3.000 paket sehat untuk membantu pemulihan warga Bontang yang tengah menjalani isolasi mandiri.
Bantuan diserahkan langsung oleh SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono, dan VP CSR PKT Anggono Wijaya Kusuma kepada Wali Kota Bontang Basri Rase, didampingi Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Senin (7/3/2022) di pendopo rumah jabatan wali kota.
Teguh Ismartono mengatakan, ini merupakan bentuk sinergi perusahaan, guna membantu pemerintah kota dalam penanganan Covid-19 di Kota Taman. Adapun Pupuk Kaltim menggelontorkan dana senilai Rp 239.500.000 pada penyaluran bantuan paket sehat tersebut.
“Program ini bakal berlangsung selama 30 hari. Setiap harinya ada 100 paket yang disalurkan,” ungkapnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban warga yang tengah berjuang pulih dari virus korona. PKT memastikan lewat paket sehat itu, nutrisi makanan tetap terjaga, mengingat asupan makanan yang disalurkan sudah sesuai dengan standar kesehatan untuk pasien Covid-19.
“Ini bentuk tanggap kami melalui program CSR perusahaan, kepedulian PKT terhadap kondisi yang ada, apalagi kasus terkonfirmasi positif kian meningkat,” ujarnya. Dalam penyaluran paket sehat, Pupuk Kaltim menggandeng borneos.co sebagai salah satu digital marketing yang berada di bawah naungan Pupuk Kaltim.
Sementara, Wali Kota Bontang Basri Rase mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang selama ini telah banyak berkontribusi dalam hal penanganan Covid-19 di Bontang. Bahkan sejak awal pandemi, hingga sekarang ini. Politikus PKB itu berharap, kepedulian PKT terhadap masyarakat Bontang, dapat terus dilakukan secara berkesinambungan ke depannya.
“Tentu kami sangat berterima kasih. Ini memberikan dampak positif bagi warga yang menjalani isoman,” kata Basri Rase.
Adapun ditambahkan Basri, upaya pencegahan penyebaran virus terus dilakukan. Yakni menerapkan protokol kesehatan, vaksinasi massal, dan pembatasan kegiatan. “Kuncinya prokes. Kalau disiplin pasti dapat terhindar dari Covid-19,” tandasnya.
Diketahui saat ini 15 kelurahan berada di zona merah. Terdapat 1.319 kasus aktif. 54 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, sementara 1.265 orang menjalani isolasi mandiri. Total kasus aktif sejak awal pandemi hingga saat ini berjumlah 18.322 orang, sementara pasien sembuh menyentuh angka 16.636 orang. Adapun warga yang meninggal akibat Covid-19 mencapai 367 orang. (*)







