• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Basri Utamakan Ekonomi Rakyat, Neni Fokus Gaet Investor

Debat Publik Pilkada Bontang

by Fitri Wahyuningsih
8 November 2020, 16:38
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Basri Rase dan Neni Moerniaeni mengapit moderator selepas debat publik pertama. Debat kedua dihelat di Samarinda. (Nasrullah/bontangpost.id)

Basri Rase dan Neni Moerniaeni mengapit moderator selepas debat publik pertama. Debat kedua dihelat di Samarinda. (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Upaya meningkatkan pendapatan dari asli daerah (PAD) menjadi salah satu topik utama dalam debat publik calon Wali Kota Bontang 2020. Ini menjadi isu penting. Lantaran ketergantungan Bontang dari dana bagi hasil (DBH) dinilai terlalu tinggi.

Calon Wali Kota nomor urut satu Basri Rase mengatakan, dirinya ingin menjadikan Bontang sebagai pusat investasi, dan sentra UMKM. Serta menjadikan kota ini sebagai pusat destinasi wisata. Basri yakin bila semua ini dikembangkan, bakal mendongkrak PAD Bontang. Yang juntrungnya mengurangi ketergantungan dari DBH.

Dikatakan, pemerintah harus mampu mengembangkan objek-objek wisata baru di Bontang. Dengan demikian, para pelancong bisa tinggal lebih lama. Dampaknya, kata Basri, tingkat okupansi hotel dan penginapan tinggi.

Lantas keberadaan sentra UMKM pun turut menjadi penyokong. Puas berwisata, pelancong digiring untuk membeli produk ataupun kreasi pengrajin lokal Bontang. Efek domino inilah yang dia idamkan dari keseriusan membangun pariwisata Bontang masa mendatang.

“Tinggi kunjungan, hotel terisi semua. Warung-warung juga ikut berdaya karena ada yang beli,” kata Basri.

Pemberdayaan UMKM juga ingin diwujudkan Basri melalui kebijakan yang mengharuskan seluruh ASN di Pemkot Bontang wajib kenakan produk lokal pada hari tertentu. Misalkan ada seragam tertentu yang diproduksi penjahit lokal, maka ada satu hari didedikasikan khsusus untuk mengenakan seragam itu.

“Kita ada pesta adat di Bontang Kuala, Kanaan, dan Nyerakat. Ada juga Erau Pelas Banua di Guntung. Kita maksimalkan semua potensi itu supaya kunjungan wisatawan luar kota meningkat,” urainya.

BACA JUGA: Masalah SDM; Basri Rase: Kami Utamakan Tenaga Lokal

BACA JUGA: Neni Ingin Maksimalkan Potensi Maritim

Sementara paslon nomor urut dua, Neni Moerniaeni mengatakan ada 3 hal menjadi fokusnya dalam mengurangi ketergantungan PAD. Yakni mengembangakn industri hilir dan pariwisata, terkhusus wisata maritim dan ekowisata (Ecotourism).

Dikatakan, jalan untuk mengembangkan industri hilir di Bontang sudah terlihat di periode pertamanya memimpin Kota Taman. Yakni, PT Energi Unggul Persada (EUP) perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit.

Kata Neni, yang menjadi fokus mestinya ekonomi makro dulu, bukan sekadar ekonomi mikro. Menurutnya bila ekonomi makro di Bontang sudah mapan, maka dalam lingkup yang lebih kecil (mikro) akan mengikut. Industri bergelora, tenaga kerja lokal terserap, ekonomi bergerak lantaran masyarakat punya daya beli.

“Kalau kita kembangkan industri hilir, semua akan mengikut. Ini akan jadi simbiosis mutualisme,” ungkapnya.

Sementara untuk menggarap pariwisata, ujarnya, ini pun telah disiapkan guna menyongsong Bontang paska migas. Rancangan Induk Pariwisata Daerah (Ripda) telah disusun. Dengan fokus wisata maritim dan ekowisata.

Ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

Untuk wisata maritim, sebutnya pemerintah sudah membangun Mangrove Berbas Pantai, serta mengembangkan pariwisata di kampung atas laut. Sementara yang tengah berjalan ialah pembangunan masjid terapung di Kampung Selambai, Loktuan. Yang diproyeksi sebagai kawasan wisata religi di pesisir.

“Semua ini juga selaras dengan visi misi saya membawa Bontang sebagai smart city berbasis maritim,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Neni Ingin Maksimalkan Potensi Maritim

Next Post

PT KNI Raih Tiga Penghargaan Indonesia CSR Awards 2020

Related Posts

Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa
Kaltim

Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

21 April 2026, 14:48
Kartu Bontang Pintar Batal Dijalankan, Neni Sebut Terkendala Aturan Anggaran
Pemkot Bontang

Kartu Bontang Pintar Batal Dijalankan, Neni Sebut Terkendala Aturan Anggaran

21 April 2026, 14:43
Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat
Bontang

30 Laporan Masuk, Polisi Segera Panggil Terlapor Investasi Emas Bodong di Bontang

21 April 2026, 14:16
Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN
Kaltim

Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN

21 April 2026, 12:35
Pengamanan Diperketat, Wartawan Dilarang Masuk ke Kantor Gubernur Kaltim
Kaltim

Pengamanan Diperketat, Wartawan Dilarang Masuk ke Kantor Gubernur Kaltim

21 April 2026, 12:29
Dorong Pembinaan Berkelanjutan, Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung
Pupuk Kaltim

Dorong Pembinaan Berkelanjutan, Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung

21 April 2026, 10:36

Terpopuler

  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.