BONTANGPOST.ID, Samarinda – Aksi unjuk rasa mewarnai kawasan Gedung DPRD Kalimantan Timur, Selasa (21/4/2026). Sejak pagi, massa dari berbagai elemen masyarakat mulai berdatangan untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Sebelum bergerak ke lokasi aksi, peserta terlebih dahulu berkumpul di kawasan Islamic Center Samarinda. Sekitar pukul 11.30 Wita, massa kemudian melakukan long march menuju Gedung DPRD Kaltim.
Aksi ini diikuti oleh mahasiswa, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur, komunitas atlet disabilitas, serta sejumlah kelompok masyarakat lainnya. Jumlah massa yang terus bertambah membuat suasana di sekitar lokasi semakin ramai.
Dalam aksi tersebut, massa menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui spanduk berukuran besar yang dipasang di ruang publik. Spanduk itu berisi kritik terhadap dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan birokrasi daerah.
Selain itu, massa juga menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni meminta audit menyeluruh terhadap kebijakan Pemprov Kaltim, menghentikan praktik KKN, serta mendesak DPRD Kaltim agar lebih tegas dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Spanduk yang dibawa massa turut menampilkan ilustrasi tikus berdasi sebagai simbol sindiran terhadap praktik korupsi, memperkuat pesan protes yang disuarakan.
Aksi ini mencerminkan kekecewaan sebagian masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai belum transparan. Massa berharap DPRD Kaltim segera merespons tuntutan tersebut. (KP)






