• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang Kriminal

Bawa Sajam saat Eksekusi Lahan, Warga Jalan Poros Bontang Ditetapkan Tersangka

by Yulianti Basri
17 Maret 2022, 19:56
in Kriminal
Reading Time: 1 min read
0
Eksekusi lahan di Berbas Pantai ricuh (Lutfi Rahmatunnisa'/bontangpost.id)

Eksekusi lahan di Berbas Pantai ricuh (Lutfi Rahmatunnisa'/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Polisi resmi menetapkan As (19) sebagai tersangka. Kini dia telah ditahan di sel Mapolres Bontang. As warga jalan poros Bontang-Sangatta atau tepatnya Desa Suka Rahmat, Teluk Pandan, Kutai Timur itu, kedapatan membawa senjata tajam jenis badik, saat eksekusi lahan di Berbas Pantai, Rabu (16/3/2022) kemarin.

Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiono menyebut, tersangka menyimpan badik di saku celana. Dia merupakan satu di antara 8 orang yang ditahan lantaran menghalang-halangi jalannya eksekusi. Namun, 7 orang telah dipulangkan, dengan syarat mesti mengisi surat keterangan tak lagi mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Mereka diperkenankan meninggalkan Mapolres Bontang pada Rabu (16/3/2022) sekira pukul 21.15.

“Nah tapi karena As ini sudah ditahan 1×24 jam, statusnya kini sudah berubah menjadi tersangka,” ungkapnya.

As sendiri tak ada kaitannya dengan tergugat maupun penggugat lahan sengketa itu. Menurut Mandiono, tersangka datang ke lokasi hanya untuk mengamati dan melihat jalannya eksekusi.

“Pengakuannya bawa sajam buat jaga-jaga saja, itu biasanya bapaknya yang ke sana, tapi kemarin dia menggantikan. Tapi perihal tujuan pastinya, masih didalami Satreskrim,” sebutnya.

Tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 atas dugaan membawa senjata penikam, atau senjata penusuk. “Ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Tags: eksekusi lahan Berbas Pantai
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Usulan Biaya Haji Turun Jadi Rp 42 Jutaan

Next Post

Diduga Masalah Keluarga, Siswi SMK Nekat Terjun dari Jembatan Mahakam

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.