• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Belum Tuntas Dugaan Pencemaran, Tongkang Terdampar Diduga Rusak Mangrove dan Terumbu Karang Pulau Miang

by Redaksi Bontang Post
6 Agustus 2026, 13:00
in Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
0
Tongkang terdampar lebih dari 20 hari di Pulau Miang. Warga khawatir mangrove, terumbu karang, dan ruang tangkap nelayan terdampak.

Tongkang terdampar lebih dari 20 hari di Pulau Miang. Warga khawatir mangrove, terumbu karang, dan ruang tangkap nelayan terdampak.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Sangatta – Persoalan lingkungan di Pulau Miang, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim), kembali menjadi perhatian. Di tengah belum tuntasnya penanganan dugaan pencemaran perairan, warga melaporkan keberadaan sebuah tongkang yang terdampar di sekitar pulau selama lebih dari 20 hari.

Warga menduga tongkang tersebut telah merusak kawasan mangrove dan terumbu karang. Selain itu, aktivitas kapal yang berlabuh di sekitar Pulau Miang juga disebut semakin mengganggu ekosistem pesisir dan mempersempit wilayah tangkap nelayan.

Seorang warga Pulau Miang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, hingga kini tongkang tersebut belum dievakuasi.

“Tongkang itu sudah lebih dari 20 hari terdampar di sekitar Pulau Miang. Setahu kami, keberadaannya diduga merusak mangrove dan terumbu karang, tetapi sampai sekarang belum juga dievakuasi,” ujarnya, Rabu (5/8).

Baca Juga:  Pulau Miang yang Manjakan Mata 

Ia mengaku khawatir kerusakan lingkungan akan semakin meluas apabila tidak segera dilakukan penanganan.

Menurutnya, persoalan itu semakin memperberat kondisi masyarakat yang sebelumnya telah menghadapi dugaan pencemaran perairan.

Selain tongkang yang terdampar, aktivitas kapal yang berjangkar di sekitar Pulau Miang juga dinilai mengurangi ruang gerak nelayan saat melaut.

“Selain tongkang, aktivitas kapal yang berjangkar di sekitar Pulau Miang juga semakin mengganggu. Ruang tangkap nelayan jadi semakin sempit dan kami khawatir ekosistem laut terus mengalami kerusakan kalau tidak segera ditangani,” katanya.

Sebelumnya, dugaan pencemaran di perairan Pulau Miang mencuat setelah warga melaporkan perubahan kualitas air yang diduga memengaruhi aktivitas nelayan.

Meski pemerintah bersama sejumlah pihak telah melakukan peninjauan dan klarifikasi, penyebab dugaan pencemaran hingga kini masih belum dipastikan.

Baca Juga:  Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, baik untuk menyelesaikan dugaan pencemaran maupun mengevakuasi tongkang yang terdampar agar potensi kerusakan lingkungan tidak semakin meluas. (juf/KP)

Tags: Pulau Miang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penyebab Keluhan Guru dan Murid SDN 012 Belum Terungkap, Dinkes Bontang Tunggu Hasil Uji Lab

Next Post

DPRD Bontang Tak Ingin Jukir Hanya Ditertibkan, Diminta Masuk Sistem Resmi

Related Posts

Bupati Kutim Sebut Dugaan Pencemaran Pulau Miang Ancam Wisata dan Biota Laut
Lingkungan

Bupati Kutim Sebut Dugaan Pencemaran Pulau Miang Ancam Wisata dan Biota Laut

1 Juli 2026, 13:44
Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak
Kaltim

Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak

25 Juni 2026, 13:28
Pulau Miang yang Manjakan Mata 
Breaking News

Pulau Miang yang Manjakan Mata 

10 November 2018, 15:10

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.