• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Berebas Tengah Kasus Terbanyak DBD

by Redaksi Bontang Post
20 Januari 2024, 09:00
in Bontang
Reading Time: 5 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Selama dua pekan di Januari ini angka penderita demam berdarah dengue (DBD) mencapai 41 kasus. Dinas Kesehatan (Diskes) memastikan untuk kasus terbanyak disandang oleh Kelurahan Berebas Tengah. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Nur Asma mengatakan kelurahan tersebut terdapat 12 kasus.

“Angka ini masih terus dinamis karena belum menyentuh akhir bulan,” kata Asma.

Meski demikian, kurun lima tahun belakangan di Januari angkanya belum menyentuh pola maksimal. Sehingga masih dikategorikan aman. Walaupun telah terdapat kasus kematian di pertengahan bulan ini. Saat ini Diskes juga masih merekap data dari tiap puskesmas terkait jumlah penderita DBD.

“Warga harus tetap waspada dengan DBD ini,”ucapnya.

Sementara Lurah Berebas Tengah Chandra membenarkan bahwa jumlah kasus DBD di wilayahnya sangat tinggi. Ia pun selalu berkoordinasi dengan puskesmas. Bentuknya ketika ada kasus langsung dilakukan fogging fokus. Ketentuan itu merupakan skema otomatis.

Selain itu, ia juga telah berkoordinasi dengan ketua RT untuk merutinkan kegiatan kerja bakti. Utamanya menyasar tempat yang berpotensi menjadi wadah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. “Terkait dengan waktunya dipasrahkan ke RT masing-masing. Sebab kesibukan warga di tiap wilayah berbeda,” tutur Chandra.

Pihak kelurahan pun menyiapkan kendaraan operasional jika dibutuhkan. Fungsinya untuk mengangkut sampah untuk dibuang di TPST. Namun demikian, gigitan nyamuk ini berpotensi tidak dari Berebas Tengah seluruhnya. Apalagi kebakanyan penderita ialah anak-anak.

“Jadi bisa dari sekolah atau tempat bermainnya. Warga juga harus memperhatikan kondisi lingkungan. Pun demikian dengan sekolah,” terangnya.

Sebagai informasi, korban meninggal DBD dengan inisial CO, Kamis (18/1) dimakamkan di Makam Toraja, Kanaan. Anak berusia 13 tahun ini berdomisili di Gunung Telihan. Sebelumnya berdasarkan data Diskes, pasien mengeluhkan diare dan demam. Kemudian menuju klinik pada 6 Januari. Kemudian mendapatkan perawatan di ruang intensif care. Kondisi pasien pun terus mengalami penurunan secara klinis. Akibatnya pada Senin (15/1) pagi hari nyawanya tidak tertolong. Konon pasien sebelumnya hingga membutuhkan suplai kantong darah segar.

Diketahui, merebaknya kasus DBD perlu mendapat perhatian masyarakat. Bahkan di RSUD Taman Husada, petugas medis saat ini menangani enam pasien DBD. Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada dr Tri Ratna Paramita mengatakan keenamnya saat ini berada di kamar perawatan.

“Pasien didominasi oleh anak-anak,” kata dr Mita.

Menurutnya DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti. Sehingga yang perlu diperhatikan ialah nyamuk ini suka hidup di air yang bersih. Kemudian nyamuk akan bertebangan pada pagi dan siang hari. Sebab itu untuk menekan perkembangan harus menggalakkan kegiatan 3M.

“Menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi secara teratur untuk mencegah nyamuk berkembang, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi meyebabkan genangan air,” ucapnya.

Jika di sekitar domisili ada yang terkena DBD, maka lingkungan perlu waspada. Pasalnya jarak terbang nyamuk bisa mencapai 100 hingga 200 meter. Adapun jika ada anggota keluarga yang mengalami demam disertai sakit kepala maupun nyeri otot bisa datang ke klinik atau fasilitas kesehatan terdekat.

“Bila kurun dua hari tidak ada perkembangan bisa kontrol kembali guna dilakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui jumlah trombosit. Supaya segera terdeteksi,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

KNPI Bontang Sepakat Bersatu, Gelar Musda Akhir Januari

Next Post

Kasus Korupsi Lahan Bandara, Pengadilan Tinggi Kuatkan Putusan PN Tipikor

Related Posts

Tiang Lapuk, Penampungan Sampah di Kampung Malahing Bontang Ambruk ke Laut
Bontang

Penampungan Ambruk ,DLH Bontang Tambah Jadwal Pengangkutan Sampah di Malahing

25 April 2026, 15:48
Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo
Kaltim

Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

25 April 2026, 15:27
Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan
Bontang

Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

25 April 2026, 14:44
Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN
Kaltim

Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN

25 April 2026, 12:30
Tujuh Saksi Dugaan Kasus Pelecehan di Ponpes Diperiksa, Polisi; Kemungkinan Bertambah
Kriminal

Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

25 April 2026, 11:11
Antrean Solar di SPBU Tanjung Laut Disorot, Pemkot Bontang Jadwalkan Monitoring
Bontang

Antrean Solar di SPBU Tanjung Laut Disorot, Pemkot Bontang Jadwalkan Monitoring

25 April 2026, 10:25

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.