• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Beruang Madu Muncul di Kutim, BKSDA Pasang Kandang Jebak di Dekat Permukiman

by Redaksi Bontang Post
6 April 2026, 17:00
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
BKSDA Kaltim memasang kandang jebak untuk menangani kemunculan beruang madu di Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kutai Timur. (DOK/BKSDA KALTIM)

BKSDA Kaltim memasang kandang jebak untuk menangani kemunculan beruang madu di Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kutai Timur. (DOK/BKSDA KALTIM)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Sangatta – Kemunculan beruang madu di Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kutai Timur, ditangani Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dengan memasang kandang jebak di jalur yang diduga sering dilalui satwa tersebut, terutama di dekat permukiman warga.

Langkah ini dilakukan setelah laporan masyarakat diterima pada 31 Maret 2026. Sehari kemudian, tim BKSDA turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Pengendali Ekosistem Hutan Muda BKSDA Kaltim, Ahmad Ripai, menjelaskan bahwa kandang jebak menjadi metode utama untuk mengevakuasi beruang tanpa melukai satwa.

“Perintah dari kepala seksi langsung kami tindaklanjuti. Tanggal 1 April kami sudah turun ke lokasi untuk pengecekan dan penanganan awal,” ujarnya, Minggu (5/4).

Perangkap dipasang di titik-titik yang diduga menjadi lintasan beruang, terutama di perbatasan permukiman, sungai, dan hutan. Metode ini dipilih karena beruang madu aktif pada malam hari dan sensitif terhadap kehadiran manusia, sehingga sulit ditangani dengan pembiusan langsung.

“Kendala kami, beruang ini jarang terlihat siang hari dan jika tahu ada manusia langsung kabur, sehingga metode pembius sulit dilakukan,” jelas Ahmad.

Penggunaan kandang jebak membutuhkan waktu karena bergantung pada pergerakan dan pola makan beruang. “Pengalaman sebelumnya di Senoni menggunakan metode yang sama dan membutuhkan waktu cukup lama hingga berhasil,” tambahnya.

Selain memasang perangkap, BKSDA juga melakukan pemantauan rutin dan memberikan edukasi kepada warga mengenai cara menghadapi satwa liar. Masyarakat diimbau untuk tidak mengganggu beruang madu dan mengusirnya dengan aman jika bertemu.

Hingga kini, jumlah beruang yang muncul belum dapat dipastikan karena masih berdasarkan laporan warga dan jejak di lapangan. BKSDA memastikan penanganan dilakukan sambil menjaga keselamatan warga dan kelestarian satwa liar. (KP)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: beruang madu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

9 Dapur MBG di Bontang Dihentikan karena IPAL Tak Standar, 13 Ribu Pelajar Terdampak

Next Post

Bawa 11 Kilogram Sabu, Dua Warga Bontang Diringkus di Sangatta; Ini Kronologinya

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.