• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Biaya BBM Penanganan Sampah Membengkak, Dewan Sebut Tak Masalah

by Redaksi Bontang Post
4 Maret 2023, 10:29
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Target dari retribusi sampah hingga akhir 2024 mencapai Rp2 miliar lebih.

Target dari retribusi sampah hingga akhir 2024 mencapai Rp2 miliar lebih.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemkot Bontang berhasil mendapatkan Piala Adipura Kencana 2022. Namun demikian penanganan sampah masih menyisakan permasalahan. Sebab saat ini warga harus membuang sampah ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Padahal sebelumnya tempat pembuangan disediakan di tepi jalan yang menjadi rute pengambilan oleh truk sampah.

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Agus Haris mengatakan memang untuk pembuangan di tepi jalan itu menyebabkan situasi menjadi kumuh. Pandangan mata dan aroma yang tak sedap juga mengganggu pengendara yang melintas di sejumlah titik. Akan tetapi Pemkot Bontang harus mencari solusi yang tepat.

“Menurut saya harus ada skema penanganan sampah yang baik,” kata dia.

Politikus Partai Gerindra ini menyarankan agar pengelolaan sampah dilakukan di lingkup lingkungan terkecil. Pemkot harus memfasilitasi minimal dua RT diberikan satu kendaraan pengangkut sampah beroda tiga. Kendaraan itu nantinya mengangkut sampah tiap warga.

Baca Juga:  Kurangi Sampah, Ini Empat Cara Mudah Terapkan Gaya Hidup Guna Ulang

“Harus diberikan fasilitas. Itu juga bisa dibentuk pokmas. Nah peran pokmas nanti bisa sebagai pemilah sampah yang bisa didaur ulang atau tidak,” ucapnya.

Hasil pengelolaan sampah yang bisa didaur ulang menjadi pemasukan dan pembiayaan operasional pokmas. Setelah diangkut menggunakan kendaraan roda tiga, sampah langsung diarahkan ke truk. Ia berharap tiap kelurahan disiagakan satu unit.

Disinggung mengenai faktor dipusatkannya pengambilan sampah di TPST untuk meminimalisasi anggaran pembelian BBM, ia pun memandang berbeda kebijakan pemkot. Menurutnya untuk pelayanan masyarakat yang mendasar memang harus difasilitasi oleh pemkot. Artinya dengan penambahan armada yang berpotensi membengkaknya biaya BBM tak jadi soal.

“Kalau harus 10 miliar rupiah digelontorkan ya tidak masalah. Ini pelayanan jangan berhitung-hitung,” tutur dia.

Permasalahan dengan skema di atas yang berbeda dengan situasi sebelumnya ialah pembuangan sampah tidak dilakukan di median jalan. Tetapi terstruktur dengan kelibatan warga kemudian diangkut menuju TPA oleh armada di tiap kelurahan.

Baca Juga:  Kurangi Sampah, Ini Empat Cara Mudah Terapkan Gaya Hidup Guna Ulang

Baca juga; Di Balik Prestasi Adipura Kencana, Pasukan Kuning Keluhkan Banyak Warga Buang Sampah Sembarangan

Baca juga; Dianggap Menganggu Estetika, DLH Cabut Tong Sampah di Pinggir Jalan

Sebelumnya Kota Bontang menerima penghargaan Adipura Kencana dari Kementrian Lingkungan Hidup, di Auditorium Dr Soejarwo, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup di Jakarta, Selasa (28/2).

Penghargaan Adipura Kencana tersebut sebagai simbol kota paling bersih di Indonesia. Hal inipun mendapat sambutan hangat dan gembira dari pasukan kuning.

Kerja keras para pahlawan kebersihan berbuah manis. Di saat yang lain masih di bawah selimut, personel pasukan kuning sudah berada di jalan pada pukul 05.30 untuk menyapu ruas demi ruas jalanan.

Baca Juga:  Kurangi Sampah, Ini Empat Cara Mudah Terapkan Gaya Hidup Guna Ulang

Tak terkecuali Arniah. Seorang wanita berusia 56 tahun yang mengabdikan diri sebagai petugas kebersihan selama 15 tahun itu membuatnya acap kali bangga dengan prestasi yang ditorehkan Kota Bontang perihal kebersihan lingkungan. Menurut wanita yang bermukim di Kelurahan Guntung ini, raihan penghargaan dari pemerintah pusat sudah lebih dari cukup untuk membayar jerih payahnya bersama rekan-rekan pasukan kuning lainnya selama ini.

“Bontang dapat piala itu saja sudah cukup membuat senang. Bagi saya pribadi, dengan prestasi itu membuat saya semakin semangat menyapu setiap hari,” ucapnya.

Namun, belasan tahun mengabdikan diri, kata Arniah tingkat kesadaraan masyarakat Bontang masih belum maksimal dalam menjaga kebersihan ingkungan. Pasalnya masih banyak masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. “Ya dukanya itu sih. Karena, sudah berulang kali saya ingatkan tapi, tetap saja ada yang buang sampah,” pungkasnya. (ak)

Tags: Penanganan sampah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga Berbas Pantai Jambret HP dan Curi Laptop Senilai Rp 20 Juta di Kafe

Next Post

Perdana di Bontang, Najirah Apresiasi Bus Listrik PT KPI

Related Posts

Kapasitas Nyaris Overload, Usia TPA Bonles Tinggal Lima Tahun
Lifestyle

Kurangi Sampah, Ini Empat Cara Mudah Terapkan Gaya Hidup Guna Ulang

9 Maret 2023, 10:33

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.