• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bontang Butuh 600 Tenaga Kesehatan Baru

by BontangPost
5 Februari 2021, 20:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi manajemen rumah sakit. Pasalnya ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) jumlahnya terbatas. Sementara total pasien yang dirawat di fasilitas kesehatan membeludak.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) dr Bahauddin mengatakan upaya rekrutmen menjadi solusi. Supaya pelayanan tidak mengalami hambatan.

“Dengan volume pasien yang banyak mencapai seratusan maka itu opsi utama. Kami butuh tambahan nakes,” kata Bahauddin.

Dijelaskan dia, saat ini masih ada nakes yang turut terpapar virus korona. Akibatnya manajemen wajib memutar otak untuk melakukan pengaturan sumber daya manusia (SDM).

“Apalagi kondisinya rumah sakit saat ini tingkat keterisian ruang isolasi dan ICU di atas 90 persen. Pengaturannya ada nakes masuk dan istirahat,” ucapnya.

Kebutuhan nakes mencapai 20 persen. Dari total nakes mencapai 3 ribu. Artinya angkanya sekira 600. Dari pantauan Kaltim Post (grup bontangpost.id), RSUD Taman Husada dan RSIB telah melakukan proses rekrutmen.

RSUD membutuhkan 38 tambahan nakes. Rinciannya 4 dokter, 25 perawat, 8 bidan, dan 1 radiografer. Dari formasi itu hanya slot dokter umum yang belum genap.

“Posisi selain dokter peminatnya membeludak. Kalau dokter pada saat bersamaan daerah lain juga butuh,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Plt RSUD Taman Husada.

Sementara RSIB membutuhkan kuota tambahan untuk posisi dokter umum, perawat, petugas kebersihan, dan pemeliharaan sarana. “Selama pandemi ini pasti kebutuhan menambah nakes akan dilakukan,” terangnya.

Diketahui, Kementerian Kesehatan telah menurunkan kebijakan khusus terkait penambahan SDM di faskes. Mereka yang belum mengantongi surat tanda regristasi diperkenankan untuk terjun dalam penanganan Covid-19.

“Cukup menyodorkan sertifikat kompetensi,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Adi Permana.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bontang dr Suhardi juga mengeluarkan statemen serupa. Diperlukan sinergi pengentasan masalah dari hulu dan hilir.

“Data pasti nakes yang terpapar belum ada. Namun dari RS Pupuk Kaltim sekira 70-an, sedangkan RSUD 50 nakes. Belum lagi rumah sakit lainnya,” sebutnya.

Berdasarkan data Diskes Kaltim usulan penambahan nakes di Bontang berjumlah 25 orang. Rinciannya, RSUD Taman Husada membutuhkan empat dokter dan 20 perawat. Sementara RS Pupuk Kaltim meminta satu dokter spesialis, tiga dokter umum, dan 16 perawat.

Usulan penambahan SDM itu dikirim melalui surat bernomor 445/0341/Yankes/I/2021 ke pemerintah pusat. Selain pengusulan nakes, Diskes Kaltim juga meminta penambahan kapasitas ruang isolasi dan ICU pasien Covid-19. (*/ak)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontang butuh nakes barukurang 600 nakes
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Membeludak, Sehari Kasus Baru 190, 14 Kelurahan Masuk Zona Merah Lagi

Next Post

Bendungan IKN Senilai Rp 2 Triliun Dibangun Tahun Ini, Ditarget Rampung 2025

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.