BONTANGPOST.ID, Bontang – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Kalimantan Timur masih menunjukkan adanya perbedaan capaian antardaerah.
Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat (Kubar) menjadi dua wilayah yang mendapat perhatian khusus. Sementara itu, Bontang, Samarinda, dan Balikpapan mencatat capaian yang lebih tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur, Armin, mengatakan hasil TKA menjadi bahan evaluasi untuk melihat capaian pendidikan di masing-masing daerah.
“Mahulu dan Kubar yang perlu perhatian khusus,” kata Armin saat ditemui di sela kunjungan kerja Gubernur Kaltim di TK Qurata Ayyun, Bontang.
Menurutnya, kondisi geografis menjadi salah satu tantangan bagi daerah yang berada jauh dari pusat perkotaan. Karena itu, pendampingan akan dilakukan dengan mengacu pada hasil pengerjaan TKA.
Guru diminta menganalisis setiap soal untuk mengetahui materi yang masih perlu diperkuat. Hasil analisis tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan pembekalan bagi siswa.
“Guru-guru harus melakukan analisis soal,” ujarnya.
Disdikbud Kaltim juga mendorong sekolah untuk memperbanyak try out TKA. Pembimbingan dalam penyusunan soal serta pendampingan kepada guru di seluruh kabupaten dan kota dilakukan secara bertahap.
Meski masih terdapat ketimpangan capaian antardaerah, secara keseluruhan Kaltim berada di peringkat ketujuh nasional dalam capaian TKA.
Armin berharap langkah evaluasi dan pendampingan tersebut dapat meningkatkan capaian siswa, terutama di daerah yang hasilnya masih rendah.
“Supaya ada perbaikan,” pungkasnya. (*)






