bontangpost.id – Kota Bontang resmi dinobatkan sebagai kota Pancasila pertama di Indonesia oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Hal itu ditandai dengan adanya MoU bersama Pemkot Bontang yang dilaksanakan di Pendopo Rujab Wali Kota, Rabu (11/10/2023).
Wali Kota Bontang Basri Rase mengucapkan apresiasi atas penetapan Kota Bontang sebagai satu-satunya kota Pancasila di Indonesia.
Menurutnya, penyematan kota Pancasila selaras dengan kondisi masyarakat Bontang yang heterogen. Lantaran masyarakat Kota Bontang memiliki latar belakang suku, agama dan budaya yang berbeda. Namun, bisa hidup berdampingan dengan rukun.
“Ini sebuah prestasi luar biasa. Saya rasa Bontang layak mendapatkannya karena kondisinya yang cenderung kondusif tanpa konflik,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Kepala BPIP Republik Indonesia Yudian Wahyudi mengatakan bahwa pengamalan nilai-nilai pancasila sangat penting diterapkan di lingkungan masyarakat.
Dicanangkannya Bontang sebagai kota pertama Pancasila menjadi contoh untuk kota lain dalam menjunjung keberagaman dan perbedaan latar belakang. Baik itu agama, suku, budaya dan sebagainya.
“Saya berharap ke depannya ada kota atau daerah lain yang benar-benar menerapkan Pancasila sebagai landasan hidup,” akunya.
Sementara itu, Kepala bidang Ideologi Wasbang dan Ekososbud dan Agama Kesbangpol Bontang Bina Antasariansyah mengatakan setelah Bontang ditetapkan sebagai kota Pancasila maka langkah berikutnya yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi dan bimtek ke masyarakat.
Sasaran awal dalam sosialisasi penguatan ideologi Pancasila tersebut ialah tokoh dan organisasi masyarakat. Sosialisasi itu rencananya dilaksanakan di empat kota yakni Bali, Malang, Jogja, dan Madiun.
“Alasan dilaksanakan di luar kota ialah untuk melihat perspektif penerapan Pancasila yang berbeda di luar daerah. Dilaksanakan kapan masih belum kami tetapkan. Tapi dalam waktu dekat lah,” tutupnya. (*)

