• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Opini

Breakpoint Diaspora Indonesia di Hongkong

by BontangPost
25 Mei 2018, 11:50
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I

Sabtu dan Minggu adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh para buruh migran Indonesia atau disingkat BMI yang ada di Hongkong. Karena di dua hari ini mereka banyak yang libur bekerja. Dan kesempatan di dua hari ini mereka gunakan untuk kumpul-kumpul bersama teman-teman seperjuangan, istilah agamanya adalah silaturahim. Tempat titik kumpul mereka pun sederhana saja, tidak muluk-muluk. Tidak harus mahal ke gedung. Tidak menyewa pendopo atau memboking hotel. Simpel dan fleksibel, yaitu hanya menggelar tikar di bawah jembatan atau tangga penyeberangan orang yang kosong, sudah jadi. Inilah breakpoint ala Diaspora Indonesia. Tempat titik kumpulnya orang-orang Indonesia dari berbagai daerah.

Kumpul-kumpul mereka pun bermacam-macam tujuan. Ada yang main arisan, paguyuban, kesenian, keterampilan, bahkan pengajian. Jangan salah sangka, kalau di Hongkong itu enggak ada pengajian, buktinya di sini banyak majelis taklim dan komunitas muslimah. Ternyata  di sini ada BMI bisa belajar ngaji Alquran, menambah wawasan dengan berbagai macam keterampilan, serta bergabung dengan himpunan atau perkumpulan yang santun dan membentangkan kebaikan. Menjalankan ibadah puasa pun tidak ada hambatan.

Baca Juga:  Gelar Pengajian di Kolong Jembatan Taipo - Hongkong

Jumlah Buruh migran Indonesia di Hongkong lebih dari 140.000, ungkap Muhammad Ilham – General Manager Dompet Dhuafa Hongkong –  didominasi oleh kalangan perempuan. Sedikit  sekali yang saya temui dari kalangan laki-laki. Di sinilah dibutuhkan pencerahan dan motivasi kebaikan untuk buruh migran. Terutama di bulan Ramadan ini, sangat dibutuhkan pencerahan dari para ustadz dan ustadzah, agar mereka diingatkan untuk selalu beramal soleh dan menjaga  iman.

Di Bulan Ramadan ini, untuk Hongkong kedatangan banyak ustaz juga ustazah dari Indonesia, bukan hanya dari Dompet Dhuafa, tetapi juga ada dari PCINU, dan lembaga-lembaga keagamaan lain di Indonesia.

Ustaz  dan ustazah yang didatangkan itu juga harus mumpuni keilmuannya. Fasih membaca Alquran. Hafal Alquran minimal 10 juz. Mahir berbahasa Arab dan Inggris.  Dapat menyampaikan pesan kebaikan dengan penuh hikmah. Karena setiap selesai pengajian akan ada sesi tanya jawab. Meskipun terkadang dalam tanya jawab itu ada pertanyaan-pertanyaan dari para buruh migran yang sedikit di luar dari apa yang dibayangkan sebelumnya. Mungkin tidak pernah mendengarnya ketika belajar di pesantren. Mungkin ustadz atau ustadzah akan kaget ketika mendapatkan pertanyaan, dan ternyata pertanyaan itu kasusnya hanya ada di Hongkong. Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan dan juga keilmuan yang mumpuni dari ustaz dan Ustazah, tidak asal menjawab, tidak juga asal menghalalkan dan memudahkan sehingga mereka menjadi kebingungan, tidak punya pedoman.

Baca Juga:  Gelar Pengajian di Kolong Jembatan Taipo - Hongkong

Mudah-mudahan,   breakpoint atau tempat kumpul-kumpulnya diaspora Indonesia yang ada di Hongkong dapat menambah keakraban dan cinta tanah air. Semoga mereka diberikan kemudahan untuk menjalankan ibadah pada Bulan Ramadan dan mendapatkan ridho dari Allah subhanahu wa ta’ala serta diberikan kebebasan menjalankan ibadahnya oleh majikan masing-masing. Amin ya robbal alamin.(***)

Tags: ramadan di Hongkong
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hoax Masih Saja Susupi Kerusuhan Mako Brimob

Next Post

Porprov, Catur Bidik Satu Emas

Related Posts

Gelar Pengajian di Kolong Jembatan Taipo – Hongkong
Opini

Gelar Pengajian di Kolong Jembatan Taipo – Hongkong

23 Mei 2018, 11:50

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.