• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Buaya 2,5 Meter Diamankan Warga di Perum BSD Bontang

by Dwi Kurniawan Nugroho
9 Maret 2026, 21:42
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Saat buaya 2,5 meter dievakuasi.

Saat buaya 2,5 meter dievakuasi.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Seekor buaya sepanjang sekitar 2,5 meter dievakuasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang di kawasan Perumahan BSD, Kelurahan Gunung Elai, Minggu (8/3/2026).

Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin, mengatakan buaya tersebut sebelumnya telah dijebak oleh warga setempat hingga akhirnya berhasil diamankan.

Petugas Damkar kemudian datang ke lokasi untuk mengevakuasi predator tersebut dan membawanya ke Markas Komando (Mako) Disdamkartan di Jalan Pierre Tendean.

“Lokasinya di Perumahan BSD. Sebelumnya memang sudah dijebak warga, kami hanya membantu proses evakuasi,” ujarnya.

Amiluddin mengapresiasi kepedulian warga yang sigap menangani situasi tersebut. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan keberadaan buaya kepada petugas karena penanganan satwa liar tersebut cukup berbahaya.

“Lebih baik dilaporkan saja. Nanti tim kami yang melakukan penanganan,” katanya.

Ia menambahkan, sesuai arahan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, pihaknya juga akan melakukan upaya evakuasi buaya secara lebih masif di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Loktuan.

Kawasan tersebut menjadi perhatian setelah beberapa waktu lalu terjadi insiden serangan buaya terhadap seorang anak berusia 11 tahun.

Meski demikian, Amiluddin mengakui penanganan buaya masih terkendala keterbatasan peralatan di lapangan.

“Peralatan kami masih terbatas. Kadang sulit menangkap karena berpotensi kabur dan berbahaya. Karena itu kami mengusulkan alat bius untuk penanganan,” pungkasnya. (*) 

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Viral Video Doa Berbuka Diselipi Kata Kasar, MUI Bontang: Berpotensi Masuk Penistaan Agama

Next Post

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup
Bontang

Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

29 Oktober 2026, 17:10
DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong
Bontang

DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong

29 Oktober 2026, 14:51
PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan
Bontang

Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan

29 Oktober 2026, 13:11
Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan
Bontang

Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

29 Oktober 2026, 12:14

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.