• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Cegah Penyakit Sapi, Vaksinasi Tiap Tahun

by M Zulfikar Akbar
16 Agustus 2018, 12:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
LELA RATU SIMI/SANGATTA POST
HARUS SEHAT: Seluruh sapi di Kutim diperiksa kesehatannya.

LELA RATU SIMI/SANGATTA POST HARUS SEHAT: Seluruh sapi di Kutim diperiksa kesehatannya.

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Hasil dari pemeriksaan kesehatan sapi di sejumlah penjual hewan kurban Sangatta, dipastikan aman dan belum didapati yang terindikasi penyakit.

Dinas Pertanian dan Peternakan mencatat bahwa, belum ada indikasi penyebaran penyakit dari virus sapi yang didapatinya di lapangan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kutim, Mardi Suaibman mengatakan, tujuan pengecekkan kesehatan hewan kurban guna mencegah penyebaran virus dan penyakit seperti antrak dan jembarana.

Dia membeberkan, ada beberapa gejala yang menandai sapi terserang virus jembrana dan antraks. Sehingga dengan itu, dirinya mengimbau pada pemilik hewan untuk rutin membersihkan kandang dan mengecek kondisi sapi.

“Sapi yang mengidap virus jembrana memiliki ciri-ciri berkeringat darah, mencret atau diare berdarah,” ujarnya saat diwawancarai belum lama ini.

Kemudian ada ciri lain, yakni pembengkakan pada limfa. Sapi yang terkena virus ini juga mengalami demam tinggi dengan suhu berkisar 39-41,5 derajat celsius. Bahkan jika diusap, terdapat keringat kemerah-merahan yang harus diwaspadai.

Sementara antraks, bakteri yang biasa menyerang hewan mamalia ini ditandai dengan gejala umum dan ditunjukkan keluarnya darah berwarna merah kehitaman melalui mulut, hidung, telinga dan anus. Disertai kondisi limfa yang membengkak. Kotoran yang dihasilkan pun berbentuk cair dan bercampur darah.

“Kami lakukan pencegahan, agar tidak ada kasus penyebaran penyakit. Karena banyaknya sapi asal daerah lain yang masuk ke Kutim,” ungkapnya.

Mempertimbangkan hal ini, dia melakukan tindak pencegahan. Agar tidak menular ke manusia yang dapat menjadi pemicu mandul bahkan meninggal.

“Setiap tahun kami vaksinasi, dengan cara hewan itu dikarantina, untuk diawasi,” jelasnya.

Pasalnya, jika tindakan itu tidak dilakukan, maka bilamana ada satu sapi yang terkena virus, maka dengan cepat penularannya melalui lalat. “Hal ini disebabkan oleh lalat yang menempel di darah hewan yang terinfeksi penyakit jembrana, kemudian lalat itu berpindah dan menularkan ke yang lain,” tutupnya. (*/la)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

RSUD Bersih-Bersih Parit

Next Post

1.827 Hewan Kurban Bontang Dapat Label Sehat

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.