• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Comot Berita, Ganti Judul, Sebar Provokasi

by BontangPost
21 September 2017, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

KETIDAKPUASAN rakyat Singapura dalam pelaksanaan pemilihan presiden kemarin sampai juga di Indonesia. Gara-garanya apa lagi kalau bukan informasi hoax yang disebarkan blog-blog provokator. Parahnya, blog-blog itu hanya berbekal mencomot berita dari media mainstream.

Kelakuan konyol ditunjukkan blog rakyatsumatera.online. Anda jangan pernah tertipu, blog ini bukan jaringan media milik Jawa Pos. Memang ada sejumlah jaringan media Jawa Pos yang menggunakan brand “Rakyat”. misalnya, Rakyat Aceh, Rakyat Merdeka, dan Rakyat Sulsel.

Nah, baru-baru ini, rakyatsumatera.online menyebarkan hoax terkait dengan terpilihnya Halimah Jacob sebagai presiden Singapura lewat sebuah artikel. Judulnya “Punya Presiden Muslim, Etnis China di Singapura Kecewa Berat!”. Jelas judul itu bermaksud memprovokasi. Mengaitkan sentimen anti-Tionghoa yang memanas sejak perhelatan pilgub DKI Jakarta beberapa bulan lalu.

Baca Juga:  Jenazah Dibawa Motor Bukan karena Tak Kuat Bayar Ambulans

Artikel di portal rakyatsumatera.online itu sebenarnya mencomot berita dari jawapos.com. Namun, berita yang dibuat jawapos.com menggambarkan fakta sebenarnya. Persis seperti laporan kantor berita Reuters. Judul berita yang digunakan jawapos.com ialah “Halimah Jacob Bikin Singaporean Kecewa, #notmypresident pun Viral”.

Dalam berita di Jawa Pos itu tak ada satu pun kalimat yang menyebutkan etnis Tionghoa kecewa. Kekecewaan dirasakan warga Singapura secara umum. Mereka juga memprotes keputusan Departemen Pemilu (ELD) Singapura. Kebanyakan masyarakat Singapura yang protes menganggap Halimah produk nondemokratis.

Halimah memang terpilih tanpa lawan. Sebenarnya ada lima orang yang mencalonkan diri sebagai presiden. Namun, hanya tiga yang mengantongi sertifikat dari komunitas Melayu. Dua lainnya tak lolos syarat sertifikat Melayu tersebut.

Sebagaimana diketahui, pilpres di Singapura tahun ini memang khusus etnis Melayu. Berdasar amandemen konstitusi tahun lalu, jika ada salah satu etnis yang tidak kebagian kursi presiden selama lima periode terakhir, etnis tersebut berhak atas pilpres istimewa.

Baca Juga:  Iklan kok Dianggap Kejadian Sungguhan

Presiden terakhir dari etnis Melayu adalah Yusof Ishak. Dia adalah presiden pertama Singapura yang menjabat pada 1965–1970. Selain Halimah, sebenarnya ada dua kandidat lainnya dari etnis Melayu. Mereka adalah Salleh Marican dan Farid Khan. Namun, dua kandidat itu terjegal karena syarat ketat untuk kandidat yang berasal dari swasta.

Kandidat dari swasta harus mempunyai kepemilikan saham di perusahaan minimal senilai SGD 500 juta. Sedangkan Halimah tak perlu tunduk terhadap syarat itu. Sebab, dia berlatar belakang pejabat publik. Syarat untuk pejabat publik hanyalah minimal pernah menjabat tiga tahun. Halimah lolos dari syarat itu karena pernah menjadi ketua DPR Singapura sejak 2013.

Nah, apa yang ada dalam artikel rakyatsumatera.online persis plek dengan berita jawapos.com. Bahkan, inisial penulisnya tidak diganti. Tak ada satu pun kata di dalam tubuh artikel yang membahas penolakan dari etnis Tionghoa. Bedanya hanya terdapat di judul yang bernuansa provokasi.

Baca Juga:  Uang Rp 30 Miliar di KM Lestari Maju Aman

Meski begitu, banyak orang yang percaya dengan hoax dari rakyatsumatera.online. Artikel hoax itu bahkan dikutip lagi oleh beberapa blog seperti sewordislam.blogspot.com. Selanjutnya disebarkan oleh beberapa akun di Facebook. (gun/eko/c19/fat)

FAKTA

Kekecewaan etnis Tionghoa Singapura atas terpilihnya Halimah Jacob sebagai presiden hanya ada di judul artikel portal rakyatsumatera.online. Isi artikelnya mencomot berita jawapos.com yang berjudul “Halimah Jacob Bikin Singaporean Kecewa, #notmypresident pun Viral”.

Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bersih-bersih Sekolah, Yuk! 

Next Post

Dengarkan Rekaman Pelatih Jelang Tidur,  Sukses Juara Nasional

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.