• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Kaltim, hingga April Hujan Masih Dominan

by Redaksi Bontang Post
10 Februari 2025, 12:47
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi: Hujan lebat masih terjadi di sejumlah wilayah selama musim pancaroba. (Dok.JawaPos.com)

Ilustrasi: Hujan lebat masih terjadi di sejumlah wilayah selama musim pancaroba. (Dok.JawaPos.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap dampak hujan dengan intensitas sedang yang diperkirakan terjadi selama 10 hari pertama di bulan Februari.

Hujan tersebut berpotensi disertai petir dan angin kencang, sehingga dapat menimbulkan berbagai risiko seperti banjir, jalan licin, sungai meluap, pohon tumbang, tanah longsor, dan potensi bahaya lainnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, BMKG Balikpapan Kukuh Ribudiyanto, menjelaskan bahwa Januari hingga awal Februari merupakan puncak musim hujan pertama di Kaltim. Sementara itu, puncak musim hujan kedua diperkirakan terjadi pada akhir Maret hingga April.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang belakangan ini telah menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah daerah. Meski curah hujan cenderung menurun pada Februari, hujan lebat dalam durasi singkat serta hujan lokal berpotensi meningkat, disertai angin kencang.

“Secara umum, musim hujan tahun ini mengalami anomali dengan curah hujan yang lebih tinggi dari rata-rata normal dalam 30 tahun terakhir,”ungkapnya.

Peningkatan curah hujan ini disebabkan oleh pengaruh La Nina. Meskipun dalam kondisi lemah aliran uap air dari Samudra Pasifik ke wilayah Indonesia, termasuk Kaltim menyebabkan penambahan kelembapan udara yang berkontribusi pada peningkatan curah hujan.

Dari hasil analisis BMKG, beberapa wilayah yang mengalami curah hujan lebih tinggi antara lain Kabupaten Kutai Timur, Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara bagian barat, dan Berau. Kondisi ini terutama terlihat sejak Desember hingga Januari lalu.

BMKG secara rutin mengeluarkan informasi terkait potensi cuaca ekstrem maupun kekeringan. Data prakiraan cuaca dikirim setiap hari ke instansi terkait, termasuk BPBD, dalam bentuk peringatan dini (early warning) untuk periode 10 harian, 3 harian, hingga harian jika diperlukan.

“Kami terus memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem, termasuk curah hujan tinggi pada Januari dan awal Februari ini. Namun, dampak bencana seperti banjir di Samarinda tidak hanya dipengaruhi oleh hujan lokal, tetapi juga oleh kondisi pasang air sungai. Jika hujan lebat terjadi bersamaan dengan pasang, banjir bisa bertahan lebih lama,” ujar BMKG.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar lebih memahami kondisi lingkungan sekitar, terutama di daerah yang rawan banjir dan longsor. Serta memiliki kesadaran untuk melakukan evakuasi mandiri.

“Masyarakat harus peka terhadap kondisi lingkungannya dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan, seperti menanam pohon di sekitar rumah. Dengan begitu, risiko bencana dapat diminimalkan,” pungkasnya. (*)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Peringati HUT Ke-17, DPC Partai Gerindra Bontang Bagikan 700 Porsi Makanan Bergizi Gratis di TK dan SD Hidayatullah

Next Post

Dishub Usulkan Pembangunan Dermaga Pariwisata di Berbas Pantai, Anggarannya Rp5 Miliar

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.