• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dampak Proyek Perluasan Kilang Balikpapan, Butuh 15 Ribu Tenaga Kerja

by BontangPost
3 Maret 2021, 19:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Puncak kegiatan perluasan kilang Balikpapan pada tahun ini diperkirakan memerlukan 15 ribu tenaga kerja. Kebutuhan ini untuk mengejar target rampung tahap I refinery development master plan (RDMP) kilang Balikpapan, 2023 mendatang. (Prokal)

Puncak kegiatan perluasan kilang Balikpapan pada tahun ini diperkirakan memerlukan 15 ribu tenaga kerja. Kebutuhan ini untuk mengejar target rampung tahap I refinery development master plan (RDMP) kilang Balikpapan, 2023 mendatang. (Prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Puncak kegiatan perluasan kilang Balikpapan pada tahun ini diperkirakan memerlukan 15 ribu tenaga kerja. Kebutuhan ini untuk mengejar target rampung tahap I refinery development master plan (RDMP) kilang Balikpapan, 2023 mendatang.

“Saat ini sudah 6.500 orang. Insyaallah di 2021, kami akan meningkatkan sampai 15 ribu pekerja,” kata Manajer HSSE PT Pertamina Kilang Balikpapan (KPB) Judy Pudji dalam sebuah pertemuan di Hotel Gran Jatra, Balikpapan, belum lama ini. Sementara pada saat operasional RDMP kilang Balikpapan pada 2023 nanti, jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan mulai dikurangi. Hanya dibutuhkan sekira 600–800 orang.

Berdasar data hingga pekan kedua Februari 2021, jumlah pekerja RDMP kilang Balikpapan dan jaringan pipa migas Lawe-Lawe sebanyak 6.779 orang. Dengan persentase penyerapan tenaga kerja sebanyak 52 persen dari luar Kalimantan. Sementara itu, hanya 39 persen yang merupakan tenaga kerja asal Balikpapan. Sisanya, 5 persen tenaga kerja merupakan warga Kaltim. Kemudian, 3 persen tenaga kerja dari provinsi lain di Kalimantan, 1 persen merupakan tenaga kerja asing atau TKA.

Baca Juga:  Neni Tanya Soal Progres Kilang Bontang, Ini Jawaban Menteri ESDM

“Tenaga kerja asing (TKA) kurang lebih sekitar 1 persen dari total pekerja di RDMP,” ungkap pria yang akrab disapa Yudi ini. Dia mengungkapkan, sesuai target pengerjaan yang telah disusun PT KPB, pada tahun ini kegiatan perluasan kilang diharapkan mencapai 80 persen dari keseluruhan kegiatan. Salah satu kegiatan yang ditargetkan bisa diselesaikan pada triwulan pertama 2021 adalah pengujian operasional kantor dan gudang.

Kemudian pada triwulan kedua, pengujian flare yang sebelumnya direalokasi dan yang baru dibangun. Selanjutnya, pada triwulan ketiga 2021, target kegiatan adalah delivery to site wet gas compressor K-052-03, delivery to site C3-Splitter C-063-06, dan delivery to site main fractionator C-052-13. Lalu pada triwulan keempat, kegiatan yang direncanakan adalah delivery to site steam reformer package, dan delivery to site main air blower K-052-01. “Mudah-mudahan ini bisa kami kejar, sehingga target di 2021, kami akan mencapai kurang lebih 80 persen. Artinya 50 persen progres, akan kami kejar di 2021. Dan kami sangat membutuhkan kerja sama dengan pihak terkait terhadap PSN (proyek strategis nasional) ini,” katanya.

Baca Juga:  HEBOH! Kepulan Asap Hitam dari Kilang Balikpapan

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, RDMP kilang Balikpapan sangat penting bagi pemerintah daerah. Saat perekonomian mengalami penurunan imbas pandemi Covid-19, kegiatan perluasan kilang Pertamina RU V jadi penyelamat. “Karena menyerap tenaga kerja yang banyak dengan nilai investasi yang besar. Dan mengubah wajah kota,” ucap dia. Walau demikian, wali kota punya beberapa catatan. Di antaranya, isu tenaga kerja.

Menurut Rizal, Pemkot Balikpapan memahami permasalahan kebutuhan tenaga kerja pada proyek perluasan kilang. Pada sisi lain, pihak pengguna jasa dalam hal ini PT KPB melalui subkontraktornya, membutuhkan tenaga kerja yang sesuai keperluan mereka. “Ini yang jadi persoalan. Tenaga kerja lokal tidak sesuai dengan skill yang diharapkan RDMP. Sempat pada zaman Gubernur Awang Faroek Ishak (2017-2018), BLK (Balai Latihan Kerja) melakukan pelatihan. Tetapi tidak terlalu banyak terserap. Karena waktunya yang terbatas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terkait Komentar Soal Lahan Kilang, “Menteri Jonan Silakan ke Bontang”

Hal lainnya, tutur politikus Nasional Demokrat (NasDem) ini, penerimaan tenaga kerja sebagai salah satu penyumbang pasien positif Covid-19 di Balikpapan. RDMP kesulitan dengan subkontraktor yang agak kurang tertib dengan protokol Kesehatan, sehingga menjadi penyumbang Covid-19 di Balikpapan,” pungkas dia. (kip/riz/k16)

Tags: kilang balikpapanKilang Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kongres AJI XI Resmi Kukuhkan AJI Kota Samarinda

Next Post

2.280 Guru di Bontang Ditarget Ikut Vaksin

Related Posts

Kilang Balikpapan Siap Beroperasi 2026, Terbesar di Indonesia dengan Kapasitas 360 Ribu Barel per Hari
Kaltim

Kilang Balikpapan Siap Beroperasi 2026, Terbesar di Indonesia dengan Kapasitas 360 Ribu Barel per Hari

6 Januari 2026, 18:23
Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar
Kaltim

Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar

3 Maret 2025, 17:00
Cadangan Gas ‘Raksasa’ Diyakini Tingkatkan Kapasitas Kilang Bontang
Bontang

Cadangan Gas ‘Raksasa’ Diyakini Tingkatkan Kapasitas Kilang Bontang

14 Oktober 2023, 09:00
Produksi Gas Merakes Melonjak, Kilang LNG Bontang Bisa Bangkit (Lagi)
Bontang

Produksi Gas Merakes Melonjak, Kilang LNG Bontang Bisa Bangkit (Lagi)

25 Februari 2023, 07:52
LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang
Bontang

LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang

30 Oktober 2022, 17:06
Pembangunan Kilang Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Minta Pemkot Permudah Perizinan
DPRD Bontang

Pembangunan Kilang Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Minta Pemkot Permudah Perizinan

7 Agustus 2022, 11:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.