• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

by Dwi Kurniawan Nugroho
14 Agustus 2026, 12:33
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kepala Dinkes Bontang Toetoek Pribadi Ekowati. (Nasrullah/Bontang Post)

Kepala Dinkes Bontang Toetoek Pribadi Ekowati. (Nasrullah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang memastikan kematian anak berusia 6 tahun yang sebelumnya didiagnosis demam berdarah dengue (DBD) tidak disebabkan oleh DBD secara murni.

Kepala Dinkes Bontang Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan, berdasarkan kronologi medis yang diterima dari RSUD Taman Husada Bontang, pasien memiliki sejumlah penyakit penyerta yang kemudian memicu komplikasi hingga menyebabkan kondisi pasien memburuk.

Penjelasan tersebut disampaikan Toetoek dalam konferensi pers di Bontang, Jumat (14/8/2026), menyusul kabar meninggalnya pasien yang sebelumnya dirujuk ke RSUD Taman Husada.

“Pasien merupakan anak berusia 6 tahun dengan diagnosis demam berdarah dengue dan memiliki penyakit penyerta,” kata Toetoek.

Sebelum dirujuk ke RSUD Taman Husada, pasien telah menjalani perawatan di rumah sakit pertama selama kurang lebih lima hari. Selanjutnya, pasien dipindahkan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga:  DBD Serang 161 Orang di Bontang, 2 Meninggal

Selama menjalani perawatan, pasien mendapat penanganan sesuai kondisi klinis dan pemantauan tim medis. Namun, berdasarkan laporan yang diterima Dinkes, kondisi pasien kemudian mengalami komplikasi yang berkaitan dengan penyakit penyerta.

“Sehingga kematiannya berdasarkan laporan kronologis disebabkan karena komplikasi dari penyakit penyerta,” ujarnya.

Toetoek menegaskan, kondisi tersebut membuat kematian pasien tidak dapat dikategorikan sebagai kematian akibat DBD secara murni. Salah satu pertimbangannya ialah hasil pemeriksaan trombosit pasien yang disebut berada dalam kondisi normal.

“Bukan murni DBD, karena trombositnya normal. Jadi kami tidak bisa menyampaikan bahwa itu adalah kematian DBD,” jelasnya.

Sebelumnya, Dinkes masih menunggu laporan medis dari rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian pasien. Laporan tersebut kemudian diterima dan diverifikasi Dinkes pada Kamis (13/8/2026).

Baca Juga:  Waspada, Satu Pasien DBD Meninggal

Dengan adanya laporan tersebut, Dinkes memastikan diagnosis DBD pada pasien tidak serta-merta menjadi penyebab kematian. Faktor penyakit penyerta dan komplikasi menjadi bagian penting dalam kondisi medis pasien.

Toetoek mengatakan, sepanjang 2026, Bontang mencatat satu kasus kematian yang berkaitan dengan DBD. Namun, kematian anak berusia 6 tahun tersebut tidak termasuk sebagai kematian murni akibat DBD.

“Kalau untuk tahun 2026, korban jiwa akibat DBD hanya satu,” ungkapnya.

Meski demikian, Dinkes Bontang tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD. Hingga Agustus 2026, tercatat 131 kasus DBD di Kota Bontang.

Masyarakat diminta melakukan pemberantasan sarang nyamuk, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam atau gejala yang mengarah pada DBD.

Baca Juga:  Waspada DBD, Ini Cara Melindungi Diri Anda dan Anak

“Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pasien,” pungkasnya.

Tags: dbd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perwira Polisi di Samarinda Diperiksa Propam, Diduga Berhubungan dengan Perempuan yang Mengaku Hamil

Next Post

Vokasi Industri D3 Pupuk Kaltim, Siapkan 24 Putra Putri Fakfak Jadi SDM Andal

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Waspada, Bulan Ini 52 Warga Bontang Terjangkit DBD
Bontang

131 Kasus DBD di Bontang hingga Agustus, Tanjung Laut Indah Paling Banyak

14 Agustus 2026, 10:00

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.