• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Waspada, Satu Pasien DBD Meninggal

by M Zulfikar Akbar
19 Agustus 2019, 13:47
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

Satu pasien DBD meninggal di RSUD Taman Husada Bontang. Pihak rumah sakit mengingatkan masyarakat untuk waspada. Kasus DBD tahun ini lebih tinggi dibanding 2016.

BONTANG–Seorang pasien demam berdarah dengue (DBD) meninggal, Jumat (16/8). Pasien bernama Afdal itu merupakan murid SD Muhammadiyah kelas 4, berusia 10 tahun. Dia sempat mendapat pertolongan medis di RSUD Taman Husada.

Dokter Spesialis Anak RSUD Arlita Putri Eka Vivin mengatakan, saat itu pasien datang dalam keadaan kritis. Masa kritis ialah hari keempat hingga ketujuh demam berdarah. Sementara itu, perawatan yang diberikan belum sampai 24 jam. Langsung ditangani di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU). “Pasien itu datang pada posisi perburukan,” kata dr Putri.

Baca Juga:  Kemenkes Patok Biaya Tes Cepat Rp 150 Ribu, RSUD Bontang: Kami Upayakan

Perjalanan klinisnya pasien menderita demam berdarah dilengkapi dengan tanda bahaya. Disertai dengan pendarahan secara masif. Baik melalui lambung, hidung, mulut, saluran pencernaan bawah, dan paru-paru.

“Bukan hanya secara kuantitas tetapi mengarah ke mengancam jiwa. Tandanya pasien masuk demam berdarah kategori berat,” ucapnya.

Dijelaskan dia, tenaga medis telah berusaha maksimal. Pemasangan alat ventilator pun dilakukan untuk menyuplai oksigen kepada pasien tersebut. Bahkan, jarum infus dipasang tiga titik dengan fungsi yang masing-masing berbeda.

Mulai memasukkan komponen darah, obat-obatan untuk mempertahankan tekanan darah dan denyut jantung, serta obat injeksi lain dan cairan. Termasuk dengan bekerja sama dengan pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Bontang. Berkenaan dengan penyediaan darah.

Baca Juga:  WASPADA!! Demam Berdarah Ancam Tanjung Laut

“Tidak mengejar blood lost yang dialami oleh pasien. Sehingga akhirnya pasien meninggal,” jelas dr Putri.

Suhu badan pasien kala itu pun tidak tinggi. Tidak mencapai 39 derajat celsius. Putri menekankan kepada masyarakat bila penderita demam berdarah suhu tubuhnya mulai turun belum tentu pertanda sembuh.

Justru pada hari demam turun bisa terjadi penurunan trombosit yang cepat atau terjadi kebocoran plasma. Jika tidak mendapatkan perawatan medis. “Kebocoran plasma darah inilah yang mengakibatkan terjadinya pendarahan masif,” tutur dia.

Saat ini, dua pasien demam berdarah kategori berat lainnya masih mendapat perawatan di ruang PICU RSUD Taman Husada. Kedua pasien ini berusia 7 dan 16 tahun. Sementara tujuh pasien demam berdarah lainnya ditangani tenaga medis dengan kasus sama tetapi masuk kategori selain berat.

Baca Juga:  Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

Putri menerangkan, saat ini kasus demam berdarah lebih tinggi dibanding 2016. Dia meminta kepada masyarakat bila anak-anaknya menderita demam selama tiga hari. Disertai gejala lain seperti nyeri tulang belakang, pusing, mual, muntah, atau nyeri belakang kepala untuk segera melakukan pemeriksaan darah. “Pasalnya, demam berdarah berat ada risiko meninggal,” pungkasnya. (prokal)

Tags: dbddemam berdarah denguersud bontangrsud taman husada
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hore, Bantuan Buku Tulis Didistribusikan Hari Ini

Next Post

NasDem-Berkarya Pecah Kongsi, Gagal Bentuk Fraksi

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui
Bontang

Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui

27 Oktober 2026, 11:30
RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub
Bontang

Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub

29 September 2026, 13:00
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.