• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Diguyur Hujan, Nobar Film Pesta Babi di Bontang Tetap Dipenuhi Penonton

by Dwi Kurniawan Nugroho
23 Mei 2026, 11:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Warga tetap bertahan menyaksikan nobar film dokumenter Pesta Babi di Sekretariat FJB Bontang meski hujan mengguyur lokasi acara. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Warga tetap bertahan menyaksikan nobar film dokumenter Pesta Babi di Sekretariat FJB Bontang meski hujan mengguyur lokasi acara. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Hujan yang mengguyur Kota Bontang pada Jumat malam (22/5/2026) tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi karya sutradara Dandhy Laksono.

Pemutaran film digelar di halaman Sekretariat Forum Jurnalis Bontang (FJB), tepat di samping Kantor Kaltim Post Bontang. Meski cuaca kurang bersahabat, penonton tetap bertahan hingga acara selesai.

Kegiatan tersebut diprakarsai FJB bersama Lentera Muda Nusantara Bontang. Selain pemutaran film, panitia juga menggelar diskusi publik menghadirkan Dosen Pembangunan Sosial FISIP Universitas Mulawarman sekaligus Peneliti Senior Jaringan Pembangunan Sosial Kalimantan (Japsika), Sri Muliyati, serta Ketua KNPI Kota Bontang, Indra Wijaya.

Salah seorang penonton, Salma, pelajar SMA Negeri 2 Bontang, mengaku tertarik mengikuti nobar karena film tersebut tengah ramai diperbincangkan dan memunculkan pro-kontra di masyarakat.

Baca Juga:  Megawati Soekarnoputri Menangis Usai Nonton Film Pesta Babi, Soroti Hutan Berubah Jadi Sawit

Menurutnya, film dokumenter itu membuka wawasan terkait kondisi masyarakat adat di Papua yang menghadapi dampak pembangunan berskala besar.

“Film dokumenter ini membuka pikiran kita, khususnya saya sebagai pemuda, untuk tidak abai terhadap keadaan,” ujarnya.

Salma mengaku prihatin melihat masyarakat adat yang harus kehilangan hutan dan ruang hidup yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan mereka.

Sementara itu, Sri Muliyati menilai persoalan yang diangkat dalam film tidak hanya terjadi di Papua, tetapi juga bisa ditemukan di sejumlah wilayah Kalimantan yang mengalami tekanan akibat eksploitasi sumber daya alam.

“Film ini menjadi pengingat agar kita lebih kritis melihat arah pembangunan dan kebijakan pemerintah,” katanya.

Baca Juga:  Megawati Soekarnoputri Menangis Usai Nonton Film Pesta Babi, Soroti Hutan Berubah Jadi Sawit

Di sisi lain, Ketua KNPI Bontang, Indra Wijaya, menjelaskan judul Pesta Babi merupakan metafora yang menggambarkan praktik eksploitasi sumber daya alam yang dinilai mengabaikan kepentingan masyarakat lokal.

Menurutnya, terdapat perbedaan sudut pandang antara pemerintah dan masyarakat adat dalam memaknai hutan dan lahan.

“Bagi masyarakat adat, hutan bukan sekadar lahan, tetapi rumah dan identitas mereka,” ucapnya.

Ia menambahkan, dampak deforestasi bukan hanya hilangnya pepohonan, melainkan juga ruang hidup dan identitas budaya masyarakat adat. (*)

Tags: pesta babi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPK Bontang dan Pupuk Kaltim Sinergi Hadirkan Layanan Literasi Ramah Disabilitas

Next Post

Jembatan Penghubung Dua RT di Api-Api Bontang Rusak Berat, Warga Khawatir Anak-anak Jadi Korban

Related Posts

Megawati Soekarnoputri Menangis Usai Nonton Film Pesta Babi, Soroti Hutan Berubah Jadi Sawit
Nasional

Megawati Soekarnoputri Menangis Usai Nonton Film Pesta Babi, Soroti Hutan Berubah Jadi Sawit

25 Mei 2026, 14:58

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.