• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Society

Disdikbud Bontang Tegaskan Guru Tidak Boleh Gunakan Kekerasan dalam Pembinaan Siswa

by BontangPost
20 Oktober 2025, 10:01
in Society
Reading Time: 1 min read
0
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan bahwa seluruh guru di Bontang dilarang menggunakan kekerasan dalam proses pembinaan siswa.

Imbauan ini disampaikan menyusul perselisihan antara seorang murid dan kepala sekolah yang diduga terjadi akibat tindakan penamparan kepada siswa yang kedapatan merokok.

Menurut Abdu Safa, kekerasan tidak lagi relevan dalam dunia pendidikan modern. Ia menekankan bahwa pendekatan tersebut tidak memberikan solusi dan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di lingkungan sekolah.

“Peran guru itu bukan hanya pendidik, tapi juga harus punya ‘resep’, seperti dokter. Kalau anak ini dianggap bermasalah, buatlah resepnya. Lalu resep itu kirim ke orang tuanya,” ujarnya, Senin (20/10/2025).

Baca Juga:  Siswi SDN 008 Bontang Utara Borong Dua Gelar Juara Umum di Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Bontang Open 2025

Ia menjelaskan, penyelesaian masalah siswa harus dilakukan melalui komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua. Dengan begitu, kedua pihak dapat bersama-sama mencari langkah terbaik sesuai kondisi anak.

“Secara langsung, guru menyampaikan kondisi sang anak kepada orang tua, sehingga mereka punya tanggung jawab atas masalah anaknya,” tambahnya.

Abdu Safa juga menekankan bahwa setiap anak memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda. Ia meminta guru memahami kondisi psikologis siswa sebelum mengambil tindakan apa pun dalam proses pembinaan.

“Semoga tidak ada lagi kasus begini di Bontang. Kami harap seluruh tenaga pendidik mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas kekerasan,” tutupnya.

Baca Juga:  SMPN 1 Bontang Perketat Pengawasan Tablet Pintar, Prioritaskan Integritas Akademik Siswa

Melalui penegasan ini, Disdikbud Bontang mendorong terciptanya pembinaan yang lebih manusiawi, edukatif, dan berkolaborasi dengan orang tua sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas iklim belajar di sekolah.

Tags: disdikbud bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

15 Tahanan Polsek Samarinda Kota Jebol Kloset dan Kabur saat Hujan, Enam Sudah Diamankan

Next Post

PAMA INDO dan PMI Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian Lewat Aksi Nyata

Related Posts

Disdikbud Bontang Pastikan Penempatan Guru Pengganti Bertahap, Tiga Terkendala Regulasi BOS
Bontang

Disdikbud Bontang Pastikan Penempatan Guru Pengganti Bertahap, Tiga Terkendala Regulasi BOS

23 Juli 2026, 14:51
Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan
Society

Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan

9 Desember 2025, 11:27
SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi
Society

SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi

7 Desember 2025, 19:22
Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi
Society

Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi

7 Desember 2025, 17:41
SDN Bontang Utara 008 Raih Juara II Turnamen Tut Wuri Handayani 2025
Society

SDN Bontang Utara 008 Raih Juara II Turnamen Tut Wuri Handayani 2025

7 Desember 2025, 14:00
Wawali Bontang Tinjau Langsung Trotoar MT Haryono, Siswa dan Orang Tua Apresiasi
Society

Wawali Bontang Tinjau Langsung Trotoar MT Haryono, Siswa dan Orang Tua Apresiasi

5 Desember 2025, 08:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.