BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang bidang Pertanian melakukan monitoring ke kelompok tani Sejahtera yang berlokasi di Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat, Jumat (5/10) pagi lalu. Monitoring dilakukan dalam rangka mempersiapkan sekaligus mengecek kondisi cabai jelang musim panen di salah satu kelompok tani binaan mereka.
M Hatta selaku Kasie Perlindungan Tanaman, Holtikultura dan Perkebunan DKP3 Bontang mengatakan, di musim kemarau yang cukup panjang ini, yang berpotensi terhadap rusaknya tanaman adalah karena serangan hama. Untuk itu DKP3 mengingatkan setiap petani termasuk petani cabai, untuk senantiasa melakukan pengobatan rutin melalui penyemprotan insektisida secara berkala.
Ditambahkan Ali Akbar selaku Kabid Pertanian DKP3, terkait kendala pasokan air yang menjadi kendala saat musim kemarau ini, sudah terbantu dengan adanya sumur bor yang merupakan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pertanian pada 2017 lalu.
Selain sumur bor, kelompok tani tersebut juga sudah beberapa kali mendapatkan bantuan peralatan penunjang pertanian lainnya. Belum lagi penyuluh pertanian DKP3 selama ini juga telah melakukan pendampingan rutin. Sehingga diharapkan hasil produksi yang dituai Kelompok Tani Sejahtera bisa maksimal.
“Kalau hasil panen bagus, tentu akan berdampak pada kesejahteraan kelompok tani maupun para petaninya,” ucap Ali.
Ditambahkan penyuluh pertanian DKP3 Bontang, Bambang Tri Daryono, kelompok sejahtera di Telihan ini merupakan kelompok tani yang diunggulkan. Bahkan, kelompok tani ini kerap menjadi contoh bagi kelompok tani yang lain dalam hal kelembagaan kelompok, pengelolaan dan pemupukan tanaman, maupun hasil produksinya. Dia berharap, ke depan kemampuan kelompok tani cabai yang lain bisa seperti kelompok tani sejahtera.
“Dampaknya tentu akan meningkatkan produksi cabai di kota taman sehingga harapannya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Bontang,” pungkasnya. (bbg/adv)






