BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang memastikan untuk distribusi pasokan pangan jelang Idulfitri aman.
Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Debora Kristiani mengatakan saat ini sebagian besar komoditas pangan diambil dari luar Bontang.
“Memang benar seperti beras masih bergantung kiriman dari Pulau Jawa dan Sulawesi,” kata Debora.
Menurutnya alur transportasi saat angkutan lebaran tidak akan mengganggu proses distribusi pangan ke Bontang. Bahkan pintu masuk distribusi pun tidak hanya bergantung dari Pelabuhan Loktuan.
“Dari Samarinda dan Balikpapan juga bisa. Pastinya untuk distribusi itu tidak menjadi masalah,” ucapnya.
Nantinya Pemkot Bontang juga akan melakukan monitoring harga sebelum Idulfitri. Tepatnya di pekan ketiga Maret. Tujuannya untuk memastikan tidak ada gejolak harga komoditas pangan jelang lebaran.
Jika terjadi gejolak harga maka operasi pasar akan menjadi salah satu opsi yang bisa diambil. Bahkan DKP3 juga telah mengagendakan untuk pelaksanaan Gerakan pangan murah (GPM) jilid kedua di tahun ini pada 25 atau 26 Maret. Lokasinya di Lapangan Tanjung Laut, Bontang Selatan.
“Warga tidak perlu panik karena nanti kami juga masih melakukan penjualan komoditas pangan dengan harga distributor,” tutur dia.
Sebelumnya kegiatan ini telah dilaksanakan di Halaman Kantor Kelurahan Loktuan, Bontang Utara pada Senin (3/3/2025).
Animo masyarakat untuk mendapatkan sejumlah komoditas pangan tinggi. Terlihat dari pasca pembukaan pendaftaran selama satu jam, jumlah warga yang datang mencapai 800 orang.
Sejumlah komoditas yang dijual berupa beras, minyak goreng, gula, telur ayam, bawang merah, bawang putih, dan cabai. (*)

