BONTANGPOST.ID, Bontang – Komisi B DPRD Bontang berencana memanggil Pertamina dan agen distributor tabung gas elpiji tiga kilogram, dalam waktu dekat.
Ketua Komisi B DPRD Bontang Rustam mengatakan pemanggilan tersebut dalam rangka menanyakan solusi terkait kelangkaan tabung gas melon saat hari raya keagamaan.
Khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir. Mulai dari Gusung, Selangan, Malahing, dan Tihi-tihi. Pasalnya ketika kelangkaan tentu sangat berpengaruh terhadap mereka.
“Mereka sebenarnya yang paling membutuhkan. Harus dicarikan solusi ini,” kata Rustam.
Selama ini warga di daerah pesisir untuk mendapatkan tabung gas elpiji maka harus menuju ke daratan. Transportasi laut pun digunakan untuk mendapatkan kebutuhan tersebut.
Politikus Partai Golkar ini berharap Pertamina memberikan kuota khusus untuk warga pesisir. Apalagi kondisi kelangkaan ini bisa diantisipasi jauh-jauh hari sebelum hari raya keagamaan.
“Jangan sampai mereka sudah-sudah untuk mendapatkannya tetapi stoknya tidak ada,” ucapnya.
Tidak memungkinkan jika warga di daerah pesisir menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak. Sebab potensi terjadinya kebakaran dengan metode tersebut.
Apalagi warga di daerah pesisir memenuhi kriteria sebagai pengguna tabung gas elpiji melon. Rustam juga berharap kuota yang diberikan kepada warga pesisir setara dengan harga eceran tertinggi (HET).
Sebelumnya warga kesulitan untuk mendapatkan tabung gas melon saat mendekati Iduladha, awal Juni lalu. Bahkan satu tabung gasnya sudah mencapai Rp30 ribu kala itu.
Sementara Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan mengajukan penambahan pengiriman sejumlah 1.120 tabung untuk memenuhi kebutuhan. (ak/rdh/kp)







