BONTANGPOST.ID, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, melakukan peninjauan ke drainase di Jalan Pencak Silat 5, akses masuk menuju Rumah Sakit Tipe D, Jumat (26/9/2025). Peninjauan ini dilakukan setelah sebelumnya ia juga meninjau rumah warga RT 11 Kelurahan Api-Api yang kerap tergenang air saat hujan.
Dari hasil pengecekan, Agus Haris menemukan saluran drainase di lokasi tersebut tidak berfungsi. Ternyata, parit itu sengaja dibuntu sehingga tidak terkoneksi dengan saluran utama di Jalan Ahmad Yani.
Menurut warga, penutupan dilakukan karena perbedaan elevasi antara drainase utama dan parit di Jalan Pencak Silat. Mereka khawatir, jika dipaksakan terbuka, air justru akan meluap kembali ke rumah-rumah di sekitar.
“Ini harus dibongkar dulu untuk memastikan apakah benar elevasi parit utama lebih tinggi. Kalau tidak, air akan tetap terhambat dan merugikan warga,” tegas Agus Haris.
Yang lebih mengejutkan, parit yang buntu itu justru dimanfaatkan oknum warga untuk memelihara ikan lele. Agus Haris menilai hal tersebut tidak bisa dibiarkan.
“Drainase bukan untuk kolam ikan. Fungsinya harus dikembalikan sebagai saluran air. Segera dibongkar agar air bisa mengalir dengan baik,” ujarnya.
Sebelumnya, genangan di rumah warga RT 11 Api-Api juga dilaporkan muncul akibat proyek pembangunan lahan parkir RS Tipe D. Proyek itu menutup jalur pembuangan sehingga air hujan terjebak di dalam rumah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Agus Haris telah menginstruksikan pihak kontraktor untuk membuat drainase sementara agar air dapat keluar dan tidak lagi menggenangi rumah warga. (*)

