BONTANGPOST.ID, Bontang – Drainese yang kurang optimal menjadi masalah utama terjadinya banjir di Bontang.
Hal itu ditegaskan Kepala BPBD Bontang Usman, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bontang, Eko Mashudi.
Dia mengatakan hal ini berdasarkan titik pantau personel di wilayah Bontang Baru, yang saat ini mengalami luapan air hingga ke badan jalan. Seperti di RT 07 dan RT 27, serta beberapa titik di Jalan Parikesit.
Adapun satu titik di Jalan Awang Long tepatnya depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang. Kondisi ini, menurutnya, diperkirakan disebabkan oleh drainase yang kurang maksimal.
“Mayoritas permasalahan banjir di Bontang ini karena drainasenya masih bermasalah,” ungkapnya.
Selain itu adapun faktor lain seperti di wilayah perkotaan banjir bisa disebabkan karena kiriman dari wilayah hulu, dari sub daerah aliran sungai (DAS) Bontang, serta banjir rob.
Ia menyebut ada beberapa titik yang memiliki potensi terjadinya banjir di Kota Bontang yakni wilayah Pasar Taman Rawah Indah, Tanjung Laut Indah, Guntung, Kanaan, Telihan, Satimpo, Api-Api, dan Bontang Baru.
“Saat ini personel kami sedang siaga dan berpatroli ke setiap titik rawan banjir diwilayah kota Bontang,” ujarnya.
Diketahui beberapa titik lokasi saat ini sedang mengalami banjir salah satunya Jalan HM Ardan tepatnya depan Baitul Qur’an. Di lokasi itu air meluap hingga sebetis kaki orang dewasa. (Dwi Kurniawan Nugroho)







