BONTANGPOST.ID, Bontang – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Bontang kembali jadi sorotan. Pasalnya, dua kali menu yang diterima siswa ditemukan dalam kondisi tidak layak konsumsi alias basi.
Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Surya Dwi Saputra, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut, sekolah itu mendapatkan suplai makanan dari dapur Bontang Utara 03 di HOP 6.
“Memang ada menu nasi goreng yang basi. Saat ini dapur terkait sedang kami evaluasi, baik pemilihan menu maupun cara pengolahannya,” ujar Surya, Jumat (3/10/2025).
Surya menambahkan, pihaknya telah memberikan pemahaman kepada siswa agar lebih cermat dalam mengonsumsi makanan.
“Kami lakukan evaluasi menyeluruh supaya hal serupa tidak terulang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Bontang, Suyanik mengatakan insiden pertama terjadi pekan lalu saat menu nasi goreng disajikan. Aroma tak sedap muncul dari timun yang cepat busuk dan membuat nasi berair. Kasus serupa kembali terjadi Kamis (2/10) ketika siswa menerima menu batagor.
Alhasil, para pelajar memilih tidak menyantap hidangan tersebut dan mengembalikannya ke SPPG. “Anak-anak bisa membedakan mana makanan yang masih layak dan mana yang sudah basi. Kami juga mengingatkan agar menu berbahan sayuran cepat busuk sebaiknya dihindari,” jelas Suyanik.
Meski begitu, tidak semua menu MBG bermasalah. Beberapa sajian masih segar dan tetap dikonsumsi sebagian siswa. (*)






