• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Edukasi Petani Tata Cara Pengomposan, Pupuk Kaltim Mulai Program Agrosolution di Trenggalek

by Redaksi Bontang Post
3 November 2022, 08:40
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Pupuk Kaltim mulai Program Agrosolution untuk komoditas padi di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur.

Pupuk Kaltim mulai Program Agrosolution untuk komoditas padi di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tingkatkan dukungan dalam optimalisasi sektor pertanian Nasional, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mulai Program Agrosolution untuk komoditas padi di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur.

Kolaborasi ini tindak lanjut kerja sama Pemkab Trenggalek bersama Pupuk Kaltim dan Maxxi Tani, yang ditandai labuh panen raya padi bersama Pemkab Trenggalek, Kamis (27/10/2022).

Staf Senior Vice President Transformasi Bisnis Pupuk Kaltim Yusva Sulistyo, mengungkapkan sebagai perusahaan agroindustri unggulan tanah air, Pupuk Kaltim terus berkomitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui produk berkualitas, sekaligus meningkatkan upaya dalam mendorong produktivitas pertanian daerah.

Program Agrosolution dihadirkan sebagai ekosistem pertanian terintegrasi melalui sinergi BUMN, untuk memberi kemudahan bagi petani dalam meningkatkan kapasitas hasil pertanian. Mulai dari akses permodalan serta agri input seperti benih, pupuk dan pestisida, asuransi gagal panen, pendampingan penerapan teknologi pertanian hingga offtaker untuk jaminan pembelian hasil komoditas secara berkesinambungan.

Pupuk Kaltim mulai Program Agrosolution untuk komoditas padi di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur.

 

“Dari berbagai kemudahan yang diberikan pada program Makmur, diharap petani akan lebih sejahtera tanpa khawatir hasil panen tidak terserap oleh pasar,” ujar Yusva.

Baca Juga:  Komitmen Jaga Lingkungan Kerja Aman, PKT Borong Tiga Penghargaan Dari Pemprov Kaltim

Pendampingan program Makmur ini juga upaya menekan ketergantungan petani akan pupuk bersubsidi, di mana Pupuk Kaltim menghadirkan produk nonsubsidi NPK Pelangi 20-10-10 yang sangat cocok untuk peningkatan produktivitas padi, dengan pemakaian yang jauh lebih hemat dibanding pupuk bersubsidi. Hasilnya pun jauh lebih tinggi, yang telah dibuktikan beragam demonstration plot (demplot) maupun program Makmur di berbagai daerah di Indonesia.

Terbaru, produktivitas padi varietas Ciherang hasil ubinan BPP Sukorejo Kabupaten Ponorogo, mengalami kenaikan sebesar 20 persen, dengan hasil rata-rata 7,9 ton per Hektare (Ha) dibanding sebelumnya maksimal 6,5 ton/Ha. Dalam artian ada kenaikan hasil 1,3 ton/Ha dengan penggunaan NPK Pelangi 20-10-10 selama pendampingan program Makmur.

“Selain itu, komoditas padi varietas Inpari 32 di Sukomoro Magetan juga mengalami kenaikan produktivitas sebesar 20 persen dari sebelumnya, dengan kenaikan rata-rata 1,5 ton/Ha,” tandas Yusva.

Baca Juga:  Berbagi Berkah, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan ke 45 Lembaga Sosial dan Keagamaan di Bontang

Pada kesempatan itu Pupuk Kaltim turut memberikan edukasi pengolahan pembuatan kompos menggunakan biodekomposer Biodex bagi petani setempat. Hal ini mengingat sudah tidak ada lagi subsidi pupuk organik oleh Pemerintah, sehingga petani harus mulai membiasakan diri menjaga daya dukung lahan agar tetap produktif menggunakan pupuk organik.

Dijelaskan Yusva, Biodex diproduksi Pupuk Kaltim sebagai bioaktivator perombak atau pendegradasi bahan organik ramah lingkungan, untuk membantu perbaikan kualitas lahan pertania. Penggunaan biodekomposer ini ditujukan untuk mempercepat proses dekomposisi kandungan bahan organik, hanya dalam waktu 2-3 minggu bahan organik telah siap menjadi pupuk kompos.

“Biodex dapat diaplikasikan tanpa harus menambahkan bahan lainnya seperti molase atau tetes tebu sebagai katalisator. Hal ini juga sudah dibuktikan para petani di Madiun, Ponorogo, Malang, dan Bojonegoro yang sudah menjalankan produksi pupuk kompos secara mandiri menggunakan Biodex,” lanjut Yusva.

Melalui edukasi yang diberikan, petani Trenggalek didorong mampu meningkatkan daya dukung lahan dengan memanfaatkan Biodex serta jerami sisa panen, sehingga sifat biologis tanah dapat terjaga dengan adanya pupuk organik. Terlebih kandungan Biodex juga terbukti mampu menanggulangi beberapa penyakit pada tanaman seperti layu fusarium.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Rayakan HUT Ke-48 dengan Gerakan Kepedulian Bagi Warga Bontang

“Selain sebagai perombak bahan organik, Biodex juga bisa dimanfaatkan sebagai biopestisida untuk memproteksi tanaman agar tahan terhadap serangan penyakit. Sebab ada kandungan bakteri Trichoderma sp. didalamnya,” pungkas Yusva.

Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, yang turut hadir dalam panen raya dan edukasi penggunaan Biodex menyambut optimis pelaksanaan program Makmur oleh Pupuk Kaltim. Dirinya berharap program ini mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian padi sekaligus mendorong kesejahteraan petani di wilayahnya. Apalagi pada tiga musim sebelumnya, para petani sempat merugi karena mengalami gagal panen.

“Dari panen raya kali ini didapati hasil 5,98 ton/Ha. Ini cukup baik, mengingat tiga musim lalu para petani tidak panen sama sekali. Semoga hasil ini bisa terus ditingkatkan ke depannya,” ujar Mas Ipin, sapaan akrab Mochammad Nur Arifin. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

BPOM Temukan 6.001 Tautan Obat yang Berisiko Merusak Ginjal

Next Post

Sejumlah Ruas Jalan di Bontang Kembali Tergenang Banjir

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.