• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Februari Curah Hujan Turun tapi Warga Kaltim Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

by Redaksi Bontang Post
7 Januari 2025, 19:00
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Balikpapan – Curah hujan di Kaltim baru mulai mengalami penurunan pada Februari. Itu berdasarkan prediksi Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Kepala Stasiun Meteorologi SAMS Sepinggan Balikpapan Kukuh Ribudiyanto mengatakan, puncak musim hujan di Kaltim berlangsung selama Desember dan Januari. Sementara curah hujan akan menurun pada Februari hingga akhir Maret.

Namun, hal yang terpenting tetap ada potensi hujan ekstrem selama Februari hingga akhir Maret. Meski intensitas hujan turun, kondisi curah hujan deras secara normal berkisar 50–100 milimeter.

“Sementara lebih dari 100 milimeter, masuk kategori hujan ekstrem,” tuturnya. Dia mengimbau masyarakat tetap harus waspada terhadap bencana hidrometeorologi basah imbas cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Pemancing di Bontang Kuala Selamat Setelah Terombang-ambing Diterpa Badai

Seperti banjir dan tanah longsor. “Terutama warga yang berada di kawasan rawan bencana,” imbuhnya. Sebab ada pola hujan sporadis yang menimbulkan hujan lebat dengan durasi pendek.

Kemudian potensi gelombang laut perlu menjadi perhatian nelayan. Khususnya jenis kapal kecil. “Gelombang laut pada Januari ini kisaran 1,5 meter untuk di laut lepas,” ujarnya.

Sedangkan gelombang di wilayah pesisir pantai 0,5 meter – 0,75 meter. Menurutnya itu sudah masuk kategori sedang. “Nelayan harus waspada untuk gelombang 0,75 meter bisa saja mengganggu nelayan,” katanya.

Nelayan perlu waspada terhadap perubahan cuaca yang mendadak. “Kondisi angin kencang dan gelombang tinggi masih mungkin terjadi. Nelayan perlu berhati-hati,” imbuhnya.

Baca Juga:  BPBD Kaltim Kirim Peringatan Dini Cuaca Ekstrem ke Daerah, Personel dan Alat Evakuasi Disiagakan

Sementara itu, intensitas hujan di Kaltim kembali meningkat memasuki April hingga Juli. “Namun, curah hujan tidak setinggi seperti Desember dan Januari yang menjadi puncak musim hujan,” ucapnya.

Artinya tetap lebih rendah dari kondisi sekarang. Kukuh menjelaskan, musim kemarau di Kaltim baru terjadi pada Agustus. Sekaligus menandakan fenomena La Nina telah berakhir.

“Suhu Muka Laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah kondisi normal,” tuturnya.

Hal iti berpengaruh pada penurunan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik. Lalu mampu meningkatkan curah hujan. (*)

Tags: cuaca ekstrem
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Skatepark Lang-Lang Butuh Perbaikan, DPRD Bontang Ingatkan Tak Buat Asal-asalan

Next Post

Pengerjaan Trotoar Jalan Ahmad Yani Diperpanjang

Related Posts

BPBD Kaltim Kirim Peringatan Dini Cuaca Ekstrem ke Daerah, Personel dan Alat Evakuasi Disiagakan
Kaltim

BPBD Kaltim Kirim Peringatan Dini Cuaca Ekstrem ke Daerah, Personel dan Alat Evakuasi Disiagakan

6 Februari 2026, 13:00
Pemancing di Bontang Kuala Selamat Setelah Terombang-ambing Diterpa Badai
Bontang

Pemancing di Bontang Kuala Selamat Setelah Terombang-ambing Diterpa Badai

4 November 2025, 10:29
Sepanjang April Kaltim Berpotensi Dilanda Curah Hujan Ekstrim
Kaltim

Sepanjang April Kaltim Berpotensi Dilanda Curah Hujan Ekstrim

9 April 2025, 10:27
BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem di Kaltim Pekan Ini
Bontang

BPBD Bontang Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem hingga Awal Tahun

21 Desember 2024, 09:42
Ada Badai Petir Ekstrem, Peringatan Dini Banjir Terjadi di Sebagian Besar Indonesia, Termasuk Kaltim
Nasional

Ada Badai Petir Ekstrem, Peringatan Dini Banjir Terjadi di Sebagian Besar Indonesia, Termasuk Kaltim

13 November 2023, 12:00
Hadapi Cuaca Ekstrem di Bontang, Ini Imbauan Dinas Kesehatan
Bontang

Hadapi Cuaca Ekstrem di Bontang, Ini Imbauan Dinas Kesehatan

1 Mei 2023, 12:59

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.