• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Garam Langka di Tiga Kecamatan

by M Zulfikar Akbar
1 Agustus 2017, 13:43
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Wabup Minta Cepat Carikan Solusi 

SANGATTA – Kelangkaan garam ternyata juga terjadi di Kutim. Hal itu mengakibatkan harga garam melambung tinggi. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim,  Muhammad Edwar Azran. “Saya dapat laporan jika di Muara Ancalong, Muara Bengkal, dan Kaubun garam langka. Jadi tingginya harga di pusat berimbas sekali buat kita (Kutim),” ujar Edwar.

Dia juga menjelaskan, saat ini harga garam di pasaran mencapai Rp 39 ribu per pak. Padahal sebelumnya hanya Rp10 ribu -Rp15 ribu per pak.

“Satu pak itu isi 10 bungkus. Jadi per bungkus harganya Rp3.000 ribu lebih. Sudah malah langka lagi,” kata Edwar mengeluhkan.

Yang disayangkannya, Indonesia termasuk Kaltim merupakan pulau yang dikelilingi lautan. Namun potensi tersebut tidak dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Kita ini dikelilingi lautan. Tetapi kenapa bisa kekurangan garam. Untuk itu kami minta kepada bagian ekonomi untuk membicarakan masalah ini. Memantau masalah ini,”pintanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kasmidi Bulang cukup bingung atas peristiwa kelangkaan garam. Senada dengan Edwar, dia juga mengatakan Indonesia termasuk Kaltim memiliki lautan yang luas.

“Coba kita lihat, hampir semua pulau kalimantan dikelilingi  lautan. Tetapi kok kekurangan,” katanya.

Untuk mengatasi hal itu, dirinya langsung memerintahkan bagia. ekonomi untuk menyelesaikan masalah ini.

“Ini kan sudah terasa di Kutim, jadi kami kepada Bagian Ekonomi untuk mencari apa masalah dan solusinya,” pinta Kasmidi.  (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: gramlangkah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gemari Sop Buntut, Sebut Warga Kaltim Jujur dan Ramah

Next Post

Takut Ketangkap, Sabu Ditelan

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.