• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Gudang Shopee Express Bontang Digeruduk Warga; Barang Overload, Kurir Resign

by Redaksi Bontang Post
23 Februari 2026, 12:14
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kondisi kantor dan gudang SPX Express yang masih dipenuhi warga Bontang yang mempertanyakan barang kiriman mereka, Senin (23/02/2026). (Nasrullah / Bontang Post)

Kondisi kantor dan gudang SPX Express yang masih dipenuhi warga Bontang yang mempertanyakan barang kiriman mereka, Senin (23/02/2026). (Nasrullah / Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kantor dan gudang penerimaan barang SPX Express di Jalan Imam Bonjol masih ramai didatangi warga. Banyak paket pengiriman dilaporkan menumpuk dan belum diantarkan ke alamat penerima.

Persoalan ini sempat viral di media sosial. Pada Minggu (22/02/2026), sejumlah warga mendatangi kantor tersebut untuk mempertanyakan kejelasan paket mereka. Hingga Senin (23/02/2026), warga masih terlihat keluar-masuk kantor untuk mencari serta menanyakan barang kiriman masing-masing.

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan paket menumpuk di depan gudang. Sebagian paket bahkan hanya ditaruh dan ditutup terpal karena kapasitas gudang sudah penuh.

Junaidi, warga Kelurahan Bontang Kuala, mengaku paketnya tak kunjung diterima selama sepekan. Ia sudah beberapa kali mendatangi kantor, namun selalu mendapat jawaban serupa.

“Sejak Selasa pekan lalu saya bolak-balik. Katanya banyak kurir resign, jadi barang belum dikirim dan masih dicari,” ujarnya, Senin (23/02/2026).

Ia menyebut paketnya berisi drone dan sepatu. Junaidi khawatir barang rusak akibat terlalu lama berada di gudang, bahkan berpotensi terkena hujan jika diletakkan di luar.

“Kalau sudah overload, seharusnya layanan dibatasi dulu. Kasihan pelanggan dan toko pengirim yang dirugikan,” keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan Lina, warga Kelurahan Gunung Elai yang berprofesi sebagai pedagang aksesoris wanita. Ia mengaku dirugikan karena barang pesanannya sejak 14 Februari belum diterima dan justru direturn pada Minggu (22/02/2026) dengan keterangan penerima tidak berada di tempat.

“Padahal saya menunggu di rumah. Barangnya pesanan pelanggan juga, jadi saya ikut rugi,” katanya.

Sementara itu, Siti, warga Kampung Masdarling, telah tiga hari menunggu paket kamera CCTV miliknya. Ia memilih datang langsung ke kantor setelah melihat video penumpukan barang yang viral.

Petugas keamanan SPX Express, Triwahyono, membenarkan banyak kurir dan karyawan yang mengundurkan diri. Kondisi overload disebut terjadi sejak awal Februari.

“Saat ini kami belum menerima dan melakukan pengiriman karena kurir tidak tersedia. Pelanggan diminta datang langsung ke kantor,” jelasnya.

Pihaknya juga menyediakan barcode untuk membantu pencarian paket. Pelanggan diminta memindai barcode dan mengisi nomor resi, kemudian petugas akan membantu menemukan barang.

“Jika sudah ditemukan, pelanggan akan dihubungi melalui WhatsApp,” pungkasnya. (*)

Tags: SPX Express Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Lebaran, Pangan Murah Digelar di Lapangan Tanjung Laut Bontang

Next Post

Trotoar Depan Rudal Bontang Mendadak Gelap, Lampu Ornamen Padam Berhari-hari

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.