bontangpost.id – Bertandang ke Sarawak Malaysia selama dua hari pada pertengahan Juni lalu, Wali Kota Bontang Basri Rase sebut beberapa investor mulai tertarik berinvestasi di kawasan ibu kota negara (IKN). Kota Bontang salah satunya.
Meski belum ada pembicaraan lebih lanjut, Basri bilang ia cukup menyambut antusias investor luar negeri. Lantaran mereka mulai menanyakan lahan yang tersedia di Bontang.
“Kalau yang tanya-tanya itu sudah ada. Tapi belum ada pembahasan lebih lanjut. Artinya Bontang ini sangat potensial sebagai daerah ramah investor,” akunya.
Tidak ingin kandas begitu saja, kata Basri pihaknya akan memaksimalkan segala hal. Utamanya menginventarisasi lahan yang akan dipromosikan di kawasan Bontang Lestari.
“Yang lebih paham OPD teknis lah. Pokoknya jangan sampai kesempatan yang ada malah kita sia-siakan,” sebutnya.
Diberitakan sebelumnya, pada 13 sampai 14 Juni Basri menghadiri pertemuan International Energy Week 2023 (IEW’23) di Sarawak. Dalam kesempatan tersebut Basri menyampaikan pengalaman Kota Bontang dalam membangun “Green and Resilient City” pada roundtable focus on Indonesia.
Bontang sebagai kota industri dan kota pesisir menghadapi beragam ancaman bencana seperti banjir kiriman maupun banjir rob, kebakaran hutan dan lahan hingga ancaman kegagalan industri. (*)







