bontangpost.id – Kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang wanita di Jalan Cipto Mangunkusumo pada Kamis (12/1/2023) pukul 15.27 sore dipastikan bukan disebabkan tabrak lari.
Sebelumnya, berdasarkan rekaman CCTv yang beredar sepintas terlihat sang korban yang mengendarai motor terjatuh setelah tersenggol pengendara mobil pikap.
Menanggapi hal itu, Kasatlantas Polres Bontang AKP Toni Joko Purnomo mengungkapkan berdasarkan pemeriksaan keterangan saksi, korban, rekaman CCTv dan olah tempat kejadian perkara (TKP) disimpulkan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan tunggal.
“Enggak kesenggol itu. Memang jatuh sendiri,” singkatnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/1/2023).
Baca juga; Video Kecelakaan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Diduga Tabrak Lari
Dikatakannya, bahwa pengendara sepeda motor hendak pulang ke kediamannya di perumahan BSD. Motor yang dikendarai pun dengan kecepatan normal. Namun, saat berada di tanjakan alias tepat di depan toko roti ia terkejut lalu banting setir ke kanan. Hingga akhirnya tersungkur ke median jalan.
“Tadinya mau belok di kapsulan situ. Kecepatannya normal aja aslinya. Mungkin karena terkejut jadi kondisinya parah,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Siti Muhasanah (53) seorang petugas kebersihan yang kebetulan melintasi jalan tersebut mengaku langsung menghentikan laju kendaraannya kemudian menepi untuk menghampiri korban yang tersungkur di atas median jalan.
Saat menghampiri korban, Siti langsung membawa ke RS PKT dengan menghentikan sebuah mobil yang melintas di jalan tersebut. Akibat kejadian tersebut, kata Siti korban yang merupakan seorang wanita berusia sekira 47 tahun itu mengalami luka di bagian pelipis kanan, hidung mengeluarkan darah hingga patah tulang tangan kanan.
“Saya langsung buru-buru menghentikan mobil orang yang lewat. Mau bagaimana darahnya sudah banyak betul,” akunya saat dijumpai.
Bilang Siti, korban merupakan seorang wanita yang berdomisili di Perumahan BSD. Diketahui pengendara tersebut baru saja membeli roti. Rencananya roti tersebut akan dibagikan ke tetangganya usai melaksanakan pengajian. “Sekarang masih di IGD. Soalnya saya habis ngantar ke rumah sakit,” tutupnya. (*)







