• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Hii!! Renang di Air Kotor, Bisa Terinfeksi Amoeba Langka

by M Zulfikar Akbar
14 Januari 2018, 07:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PERHATIKAN KUALITAS AIR: Saat hendak berenang di suatu tempat, perhatikan kualitas airnya karena jikalau kondisinya kotor kemungkinan terdapat amoeba langka yang dapat menyerang otak manusia. (IST)

PERHATIKAN KUALITAS AIR: Saat hendak berenang di suatu tempat, perhatikan kualitas airnya karena jikalau kondisinya kotor kemungkinan terdapat amoeba langka yang dapat menyerang otak manusia. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Selama musim hujan, bukan barang baru lagi kalau beberapa daerah di Indonesia langganan banjir. Anak-anak yang bermain dan berenang mengarungi genangan banjir juga bukan lagi dianggap sebuah fenomena aneh di Tanah Air kita. Meski begitu, orangtua harus sebisa mungkin melarang anaknya untuk berenang di air kotor. Tak peduli seberapa tinggi genangannya, luapan air banjir bisa tercemar oleh berbagai organisme penyebab penyakit.

Dikutip dari studi oleh Dr. Supakorn Rojananin, M.D., kepala deputi Fakultas Kedokteran sekaligus rekanan profesor di Mahidol University, air genangan banjir di Jakarta Timur pada Januari 2005 lalu mengandung koloni bakteri E. coli dan virus enterik Hepatitis A dua kali lipat lebih tinggi daripada air sungai biasa. Nah, ada satu lagi organisme yang meski langka, namun tetap berbahaya dan bahkan mematikan. Namanya adalah amoeba Naegleria fowleri.

Mengenal amoeba Naegleria fowleri yang suka berenang di air kotor

Amoeba merupakan suatu organisme sel tunggal yang berukuran sangat kecil dan dapat menginfeksi manusia. Baru-baru ini spesies amoeba langka bernama Naegleria fowleri menginfeksi otak seorang remaja di Amerika Serikat setelah ia berenang di air keruh, sungai dekat rumahnya.

Baca Juga:  Cabor Renang Sumbang Perak 

Naegleria fowleri merupakan amoeba yang berukuran sangat kecil, yaitu 8 hingga 15 mikrometer. Sebagai perbandingan, rambut manusia memliki lebar 40 hingga 50 mikrometer. Amoeba jenis ini sering ditemukan pada air tawar hangat, umumnya pada sungai dan danau — terutama yang kotor. Amoeba ini bahkan dapat ditemukan pada kolam renang yang kurang bersih.

Bagaimana amoeba Naegleria fowleri menginfeksi manusia?

Naegleria fowleri sebenarnya jarang menginfeksi manusia. Anda bisa dan mungkin saja pernah mengalami kontak dengan amoeba ini dan tidak jatuh sakit. Pasalnya jika tertelan, asam lambung Anda bisa langsung membunuhnya. Tetapi jika terjadi infeksi, biasanya akan berakibat fatal.

Infeksi bisa terjadi ketika amoeba ini masuk ke dalam tubuh lewat lubang hidung ketika Anda berenang di air keruh dan menghirupnya. Dari situ, amoeba menginfeksi otak melalui serabut saraf olfaktori yang ada di hidung Anda. Karena menginfeksi otak, Naegleria fowleri juga sering dikenal sebagai amoeba pemakan otak.

Baca Juga:  Gondol 5 Emas, 2 Perak, dan 2 Perunggu

Antara tahun 1962 dan 2015, dari 138 infeksi amoeba, hanya tiga orang yang berhasil selamat menurut Centre for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat (setara Ditjen Pengendalian Penyakit di Indonesia).

Tanda dan gejala infeksi amoeba Naegleria fowleri
Infeksi Naegleria fowleri dapat menyebabkan seperangkat gejala yang disebut primary amebic meningoencephalitis, yang ditandai dengan peradangan otak yang lambat laun menghancurkan jaringan otak. Gejala umumnya adalah mual muntah yang terjadi lima hari setelah paparan pertama dengan amoeba tersebut.

Serangkaian gejala lainnya bisa dimulai dalam 2 hingga 15 hari setelah paparan dengan amoeba. Tanda-tanda dan gejala lainnya dari infeksi naegleria dapat meliputi:

-Perubahan pada indera penciuman atau pengecap
-Demam
-Sakit kepala serius dan tiba-tiba
-Leher kaku
-Sensitivitas terhadap cahaya
-Mual dan muntah
-Linglung
-Kehilangan keseimbangan
-Rasa kantuk
-Kejang-kejang
-Halusinasi

Baca Juga:  Berenang Demi Kalung Emas 

Bisakah infeksi ini diobati?

Infeksi amoeba ini sangat mematikan. Setelah gejala timbul, seseorang yang terinfeksi dapat meninggal dunia dalam waktu 5-7 hari. Namun hal ini bisa dicegah dengan pengobatan yang tepat. Pada pasien yang telah terinfeksi amoeba ini, pengobatan daruratnya adalah dengan obat kanker yang disebut Impavido (miltefosine).

Perawatan utama untuk infeksi Naegleria fowleri adalah obat antijamur, amphotericin B – biasanya disuntikkan ke dalam pembuluh darah (secara intravena) atau pada area di sekitar saraf tulang belakang untuk membunuh amoeba.

Bagaimana cara mencegahnya?
Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi amoeba jenis ini adalah menghindari berenang di air kotor dan membenamkan kepala (misalnya berenang atau menyelam) ke dalam air tersebut. Hindari juga mandi dan mencuci hidung dengan air yang terkontaminasi. (net)

Tags: amoebarenang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bayi yang Diduga Difteri Dipulangkan

Next Post

Ini Beberapa Manfaat Cuka Apel

Related Posts

Berenang Demi Kalung Emas 
Lensa

Berenang Demi Kalung Emas 

8 Desember 2018, 15:40
Gaya Bebas, Perak Leni Kembali Bertambah
Olahraga

Gaya Bebas, Perak Leni Kembali Bertambah

2 Desember 2018, 15:15
Paser Rajai Gaya Dada
Olahraga

Paser Rajai Gaya Dada

1 Desember 2018, 15:40
Leni Kembali Sumbang Dua Perak 
Olahraga

Leni Kembali Sumbang Dua Perak 

1 Desember 2018, 15:35
Cabor Renang Sumbang Perak 
Olahraga

Cabor Renang Sumbang Perak 

30 November 2018, 15:55
HEBAT!!! Tiga Perenang Bontang Jajal Kejurnas 
Olahraga

HEBAT!!! Tiga Perenang Bontang Jajal Kejurnas 

15 April 2018, 11:53

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.