• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

HKAN 2021, Pupuk Kaltim Dukung Kesinambungan Konservasi Alam

Reintroduksi Anggrek Hitam, serta Pembuatan dan Penurunan Terumbu Buatan

by BontangPost
10 Agustus 2021, 11:54
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Penurunan terumbu karang buatan di perairan Tobok Batang. (Humas PKT)

Penurunan terumbu karang buatan di perairan Tobok Batang. (Humas PKT)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Konservasi alam dan lingkungan menjadi salah satu komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) untuk memberi manfaat sesuai misi perusahaan. Melalui pelestarian keanekaragaman hayati dan ekosistem secara berkesinambungan.

Salah satu langkah nyata direalisasikan PKT melalui reintroduksi 1.000 anggrek hitam, sebagai tanaman endemik Kalimantan yang terancam punah. Hal ini berkaca pada kebakaran hebat di Taman Nasional Kutai (TNK) pada 2015, yang menghanguskan seluruh populasi anggrek hitam di area konservasi tersebut. “Dengan metode kultur jaringan, PKT berhasil mengembangkan anggrek hitam untuk direintroduksi kembali ke TNK sebanyak 1.000 bibit sejak 2019. Hingga saat ini anggrek hitam tersebut terus dimonitor pertumbuhannya,” ujar Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi.

Menurut Rahmad, reintroduksi dilakukan PKT agar populasi anggrek hitam terjaga, karena tanaman tersebut dikategorikan sebagai flora terancam punah yang dilindungi. Serta dilarang diperdagangkan secara bebas kecuali hasil penangkaran, sesuai Peraturan Pemerintah nomor 7 Tahun 1999. “PKT peduli terhadap kelangsungan hidup anggrek hitam agar populasinya tetap terjaga. Hal ini yang mendasari konservasi dan pengembangan kami lakukan melalui metode kultur jaringan di laboratorium perusahaan,” terang Rahmad.

Baca Juga:  Murid SD 010 Bontang Selatan Jadi yang Terbaik

Sebagai mitra TNK dalam 26 tahun terakhir, PKT berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian anggrek hitam, agar populasi dan pemulihan ekosistem tanaman endemik tersebut tetap terjaga dengan baik. “Kepunahan anggrek hitam akan menjadi kerugian besar bagi keanekaragaman hayati di Indonesia. Inilah yang diantisipasi PKT melalui reintroduksi ke TNK,” tambah Rahmad.

Reintroduksi anggrek hitam di TNK. (Humas PKT)

 

Selain itu, PKT juga fokus pada program berbasis konservasi laut di perairan Bontang sejak 2009, berupa penurunan terumbu buatan dengan komitmen 500 unit per tahun. Program ini melibatkan kelompok nelayan di sekitar perusahaan, untuk proses pembuatan dan penurunan media terumbu. Pemberdayaan juga merupakan upaya PKT dalam menumbuhkan kesadaran nelayan akan pentingnya ekosistem perairan, sekaligus menekan aktivitas penangkapan ikan dengan cara yang tidak ramah lingkungan.

Baca Juga:  Wujudkan Lingkungan Sehat dan Bersih, Pupuk Kaltim Dorong Peran Aktif Pelajar Tangani Sampah Sejak Dini

“Hingga kini PKT telah menurunkan 5.822 media terumbu di perairan Tobok Batang, sebagai area konservasi Perusahaan dengan luasan mencapai 20 hektare,” lanjut Rahmad.

Sejak pertengahan 2021, konservasi terumbu di Tobok Batang makin dikembangkan PKT melalui teknik tranplantasi, dengan memanfaatkan terumbu buatan yang telah diturunkan sebagai media tanam untuk penempelan bibit hasil pencangkokan. Cara ini dinilai lebih maksimal dengan perkembangan bibit yang lebih cepat, dibanding terumbu buatan yang memanfaatkan bibit alami dari arus laut.

Nelayan binaan juga dibekali kemampuan melakukan metode transplantasi, agar terumbu buatan yang diturunkan PKT selama ini berkembang lebih maksimal. “Perkembangan terumbu sejatinya tidak bisa instan, untuk itu kami lakukan metode transplantasi untuk mempercepat dengan hasil yang lebih baik,” lanjut Rahmad.

Baca Juga:  Perdana, Pupuk Kaltim Lepas 48 Wisudawan Lulusan Sekolah Pemberdayaan Rakyat Fakfak

Sesuai tema “Bhavana Satya Alam Budaya Nusantara” pada peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2021, PKT memastikan untuk terus meningkatkan kontribusi serta komitmen di bidang konservasi keanekaragaman hayati dan lingkungan. PKT senantiasa mensinergikan aspek lingkungan dalam aktivitas bisnis perusahaan. Sebagai dasar mengelola dan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.

“PKT tak hanya berpikir profit dalam aktifitas bisnis, tapi juga peduli terhadap pelestarian alam dan lingkungan. Komitmen ini akan terus dipegang perusahaan dengan berpartisipasi aktif dalam perbaikan ekosistem,” pungkas Rahmad. (*/nav)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sebut Kecolongan, Lapas Klas II A Bontang Jamin Tak Ada Keterlibatan Petugas

Next Post

Penemuan Mayat Dalam Karung di Loa Janan

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.