• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Hoax Serang Minuman Energi

by BontangPost
3 September 2017, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
Fakta: Aspartame yang terkandung dalam minuman berenergi aman dikonsumsi dalam dosis yang aman. Tidak berlebihan dan tidak setiap hari.

Fakta: Aspartame yang terkandung dalam minuman berenergi aman dikonsumsi dalam dosis yang aman. Tidak berlebihan dan tidak setiap hari.

Share on FacebookShare on Twitter

ANCAMAN keselamatan dan kesehatan menjadi bahan hoax yang cukup yahuud. Terutama jika mencatut lembaga sekelas Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Meski itu lawas dan mengulang, tetap saja ada yang menjadi korban. Parahnya, kalangan akademis yang dikenal sangat logis ikut termakan oleh penyebaran berita palsu tersebut.

Contohnya hoax tentang wabah pengerasan otak (kanker otak), diabetes, dan pengerasan sumsum tulang belakang. Menurut pesan itu, wabah disebabkan aspartame. Zat yang dikenal dengan sebutan pemanis buatan tersebut banyak dikandung dalam minuman berenergi. Agar lebih meyakinkan, informasi itu ditulis bersumber dari IDI.

Pembuat hoax juga menulis 19 daftar minuman berenergi yang dianggap berbahaya dan memicu kanker. Ada yang dalam kemasan sachet, ada juga yang kaleng. Sejumlah nama rumah sakit terkenal dan dokter bergelar profesor ikut disebutkan sebagai sumber. Tak lupa, di akhir pesan tertulis permintaan agar menyebarkan pesan tersebut sebagai bentuk menyayangi keluarga.

Baca Juga:  Catut Nama Fahri dan UAS untuk Dukung Jokowi

Pesan tentang bahaya aspartame sebenarnya sudah muncul lama. Kabar itu terus dimodifikasi hingga sekarang. Format terbarunya adalah menyebutkan produk-produk minuman. Terang saja, masyarakat dibuat kalang kabut. Sebab, merekalah yang selama ini banyak mengonsumsi.

Direktur Akademi Gizi Surabaya Andriyanto memastikan bahwa informasi itu tidak benar. Menurut dia, aspartame merupakan pemanis buatan yang masih bisa diperbolehkan dalam dosis tertentu. ”Asal tidak berlebihan, asal tidak setiap hari, tidak apa-apa,” jelasnya.

IDI juga memberikan bantahan atas pesan yang disebar dengan mencatut lembaganya. Lewat siaran pers, IDI menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan secara lisan maupun tertulis tentang bahaya aspartame. ”Sikap pernyataan yang dikeluarkan secara resmi oleh organisasi selalu dikeluarkan secara tertulis dengan menggunakan kop resmi organisasi dan ditandatangani Ketum dan Sekjen,” tulis IDI.

Baca Juga:  Hujat Polisi karena Video Tidak Lengkap

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui sentra informasi keracunan juga memberikan tanggapan atas kabar tersebut. Menurut BPOM, penggunaan aspartame masih diizinkan dalam kadar batas tertentu. Itu didasarkan pada Surat Keputusan Kepala Badan POM No H.K.00.05.5.1.4547 tentang Persyaratan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan dalam Produk Pangan.

Inti surat itu, aspartame dapat digunakan secara aman dan tidak bermasalah bila sesuai takaran yang diperbolehkan. Untuk kategori minuman berkarbonasi dan nonkarbonasi, batas maksimum penggunaannya adalah 600 mg/kg.

Meski itu kabar lawas, masih saja ada yang termakan berita palsu. Lebih parah lagi, masih saja ada yang terus menyebarkan meski tidak bisa memastikan kebenaran informasi tersebut. (lyn/gun/eko/c10/fat)

Baca Juga:  Es Bening Belum Tentu Air Matang

 

Fakta:

Aspartame yang terkandung dalam minuman berenergi aman dikonsumsi dalam dosis yang aman. Tidak berlebihan dan tidak setiap hari.

Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bertemu Para Kepala Suku Papua di Mina, Antusias Melihat Kakbah, Berdoa Indonesia Jadi Lebih Baik

Next Post

Serunya Liputan Perdana Kru Z-Class Batch 1, Berdebar Saat Wawancara, Dapat Narasumber Cuek 

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.