• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Info Ngeri Tanaman Gympie-Gympie

by BontangPost
24 April 2018, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

BLOG morninginfo.club membuat informasi yang membuat orang merinding. Informasi itu berjudul, ’’Pernah Lihat Tanaman ini? Awas Tanaman ini Pembunuh Manusia yang Banyak Tumbuh di Indonesia’’. Tanaman yang dimaksud ialah gympie-gympie. Faktanya, tanaman itu tidak begitu mengerikan.

Menurut blog tersebut, tanaman gympie-gympie paling beracun dan mematikan. Banyak terdapat di Indonesia, khususnya di Maluku. Menurut mereka, tumbuhan itu bisa membunuh anjing, kuda, dan manusia. “Anda lumayan beruntung dapat bertahan hidup andai terkena tumbuhan ini. Sebab, rasa sakit yang timbul bisa dilangsungkan selama berbulan-bulan, bahkan sampai bertahun-tahun,” tulis blog morning info.

Bahkan, lajut blog tersebut, ketika gympie-gympie mengering ratusan tahun, racunnya masih bisa menimbulkan sakit yang luar biasa. Gympie-gympie bisa tumbuh hingga 2 meter. Mempunyai daun berbentuk hati dan berwarna hijau serta buahnya berwarna ungu. ’’Hati-hati, inilah tanaman pembunuh manusia yang hidup di Indonesia,’’ tulis blog tersebut.

Baca Juga:  HOAX!!! Kampanye Tolak Vaksin Pakai Bintang Porno

Selanjutnya dijelaskan bahwa bagian mematikan dari tanaman itu ialah bulu halus di daunnya. Bulu tersebut bisa menyengat dan menyalurkan racun hingga mematikan tubuh korban. ’’Itulah gympie-gympie, tumbuhan beracun sangat mematikan yang dapat ditemukan di Indonesia. Di Indonesia sendiri lebih dikenal sebagai tumbuhan jelatang atau jilatang rimba,’’ tulis morning info.

Banyak netizen yang percaya begitu saja pada informasi yang dibuat blog itu. Padahal, tidak semua informasi tersebut benar. Berikut ini penjelasan guru besar Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor Prof Dr Ir Sandra Arifin Aziz MS.

Pertama, gympie-gympie tidak ditemukan di seluruh daerah di Indonesia. Sandra tidak pernah menemukannya di Jawa maupun Sumatera. ’’Kalau di Maluku, iya. Tumbuhan ini memang daerah persebarannya sama dengan tumbuhan-tumbuhan yang ada di Australia,’’ jelasnya.

Gympie-gympie sendiri berbeda dengan jelatang atau jilatang sebagaimana yang disebutkan blog morning info. Di Indonesia, tumbuh-tumbuhan yang menimbulkan gatal sering disebut jelatang. Di Jawa, tumbuhan yang menimbulkan gatal-gatal terbanyak ialah jenis urtica. Misalnya, Urtica interrupta atau stimulans. Bisa juga Laportea interrupta atau pulus ayam.

Baca Juga:  Hoax Terkait Harga Pertalite

’’Jadi, jelatang atau pulus itu hanyalah nama umum dari kelompok tumbuhan yang menimbulkan gatal-gatal. Tumbuhan seperti itu masuk keluarga urticaceae,’’ jelasnya. Dalam keluarga urticaceae, ada yang dinamakan genus (marga) laportea atau pulus ayam. Jenis itu banyak terdapat di Jawa. Selain itu, ada genus dendrocnide. Salah satunya Dendrocnide moroides atau gympie-gympie.

Tumbuhan sebagaimana di atas kebanyakan memang memiliki efek gatal dan membuat sakit di kulit. Rasa sakit yang ditimbulkan juga berlangsung lama. Saking sakitnya, sering kali ada yang tidak tahan dan ingin bunuh diri. ’’Jadi, bukan karena racunnya yang membunuh manusia. Tapi karena manusia yang tak tahan atas sakit yang disebabkan racun tumbuhan tersebut,’’ paparnya.

Baca Juga:  Awas Tertipu Tulisan Tribunnow.site

Rasa sakit itu timbul karena rambut-rambut silikat dari tanaman itu masuk ke kulit manusia. Rambut tersebut sulit dihilangkan dan dikeluarkan. Namun, sejauh ini Sandra belum mendapatkan info bahwa tumbuhan itu bisa mematikan manusia. ’’Kecuali itu tadi, rasa sakit dan gatal yang bisa menahun. Itulah yang kadang membuat orang ingin bunuh diri,’’ katanya.

Sandra mengatakan pernah terkena bulu pulus ayam yang terbawa pupuk kandang. ’’Telapak tangan saya juga ada yang terkena bulu tersebut dan masih gatal sampai sekarang. Padahal, kejadiannya sudah tiga tahun lebih,’’ jelas Sandra. (gun/c15/fat)

Fakta

Rambut silikat atau bulu dari tanaman gympie-gympie memang mengakibatkan sakit yang luar biasa. Namun, belum ada temuan bahwa tumbuhan itu bisa membunuh manusia.

Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Truk Ini yang Bikin Macet Poros Bontang-Samarinda

Next Post

Tenis Meja Turunkan 4 Atlet Nasional 

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dibutuhkan 21 Pipe Fitter untuk Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.