• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ini Upaya Disperindag Samarinda Menstabilkan Harga Ayam 

by BontangPost
27 Juli 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Muhammad Fachri Anshari(DEVI/METRO SAMARINDA)

Muhammad Fachri Anshari(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Samarinda terus berupaya mencari solusi menekan harga berbagai kebutuhan pokok yang terus melonjak selama beberapa pekan terakhir. Salah satunya harga daging ayam.

Di antara terobosan yang akan coba diambil pemerintah yakni dengan menggaet Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda. Langkah ini penting diambil untuk mengantisipasi melonjaknya harga daging ayam di pasaran.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Samarinda, Muhammad Fachri Anshari berharap, dengan keterlibatan perusda bisa memotong lingkaran panjang distribusi yang kerap menjadi penyebab kenaikan harga daging ayam.

Pasalnya, pembatasan dan harga pakan yang naik membuat distribusi daging ayam menjadi terganggu. Untuk itu, pihaknya ingin mendorong PDPAU agar dapat mengambil peran penting dengan menternakkan ayam dan langsung mendisribusikannya ke masyarakat.

Baca Juga:  Safari Politik Demi Membangun Koalisi

“Kami ingin mendorong PDPAU agar dapat mengambil peran. Seperti di Jakarta ada BUMD (Badan Usaha Milik Daerah, Red.) untuk memproduksi beras sendiri,” kata Fachri, Kamis (26/7) kemarin.

Dia menginginkan ke depan Kota Tepian juga bisa menerapkan konsep yang sama untuk menekan harga daging ayam di pasaran. Oleh karenanya, pihaknya akan menyiapkan PDPAU agar dapat mengambil alih distribusi panjang ayam dari peternak ke pedagang. “Kami sudah studi banding guna mendalami bagaimana mengolah pakan ayam,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Fachri, yang membuat harga ayam kadang tak terkendali di pasaran ialah karena ada rantai yang panjang sebelum daging ayam diterima oleh pedagang. Sehingga, harga daging ayam dari peternak yang sebenarnya telah sesuai aturan, kadang ketika sampai ke tangan pedagang mengalami perubahan yang signifikan. “Kami ingin potong distribusi makanya kami dorong perusda,” ucapnya.

Baca Juga:  Masjid di Kinibalu Disarankan Dievaluasi 

Sebelumnya, Asisten II Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Endang Liansyah menuturkan, kelangkaan daging ayam dalam sepekan terakhir tidak hanya terjadi di Samarinda. Melainkan terjadi hampir disemua daerah di Indonesia.

Selain itu, kelangkaan itu terjadi akibat industri peternakan ayam di tingkat kabupaten/kota masih mendapat pasokan pakan dan vitamin dari pusat. Sehingga, jika ada masalah terhadap produksi pakan di pusat, maka akan berdampak langsung bagi peternak ayam di kabupaten/kota.

“Untuk saat ini, kami sedang berupaya melalui PDPAU agar dapat memotong rantai tersebut dengan memproduksi dan menternakkan ayam sendiri,” kata dia. (*/dev)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga ayamMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kelurahan Bontang Kuala Luncurkan Inovasi “Simpel Mas” 

Next Post

Kenaikan Harga Ayam Semakin Dikeluhkan, Disperindag Janji Lakukan Sidak

Related Posts

Ayam Mahal, Terkendala Distribusi Pakan, Pasokan Kurang
Bontang

Ayam Mahal, Terkendala Distribusi Pakan, Pasokan Kurang

12 Juni 2022, 09:52
Pedagang Ayam Kompak Turunkan Harga
Bontang

Pedagang Ayam Kompak Turunkan Harga

8 April 2019, 21:58
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.