• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Insentif Petugas Penanganan Covid-19 Bontang Berlarut, DPRD Ancam Bentuk Pansus

by BontangPost
21 Mei 2021, 08:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Petugas pemakaman dan disinfeksi Covid-19 masih menunggu perhatian dari Pemkot Bontang. Hingga lima hari pasca-Lebaran insentif yang dijanjikan belum kunjung cair. Salah satu petugas bahkan mengaku belum ada informasi apapun sejauh ini.

“Kami diberi penjelasan atau dikasih informasi kapan penyalurannya pun tidak ada sama sekali,” kata petugas yang meminta namanya tak disebut itu.

Ia pun mengaku pasrah dengan kondisi ini. Sesungguhnya, tambahan penghasilan ini dirindukan sebelum Idulfitri untuk mencukupi kebutuhan keluarga pada saat momentum keagamaan tersebut. Tetapi, karena belum lengkapnya berkas administrasi yang dikantongi Dinas Kesehatan (Diskes) maka pengajuan pembayaran tidak bisa terlaksana.

“Tidak tahu lagi kalau seperti ini. Saya juga tanya teman lainnya juga sama kondisinya,” ucapnya.

Baca Juga:  Petugas Pemakaman dan Disinfeksi Menunggu Insentif Pasca Idulfitri

Sementara, anggota Komisi II Bakhtiar Wakkang mengultimatum Pemkot Bontang untuk segera membayar tunggakan tersebut. Padahal refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi terjadi di tahun kemarin. Salah satunya mencakup insentif petugas pemakaman dan disinfeksi.

“Harusnya sudah terbayarkan. Ini perintah regulasi untuk penanganan Covid-19. Namanya penanganan pasti ada berkaitan sumber daya manusia,” ujar politisi Partai NasDem tersebut.

Seharusnya, Pemkot dapat memberikan penghargaan terhadap jasa petugas itu. Mengingat risikonya besar, petugas bisa tertular ketika menjalankan tugasnya. Bentuk penghargaan, yakni dengan memberikan hak sesuai yang telah dijanjikan.

Sehubungan dengan faktor belum lengkapnya berkas administrasi, itu hal yang sangat teknis. Lantas, ia juga mempertanyakan kenapa tidak diurus itu jauh-jauh hari sebelumnya. Justru ada penunggakan dari pertengahan tahun lalu hingga sekarang.

Baca Juga:  Insentif Petugas Pemakaman Cair, Disinfeksi Menunggu

“DPRD mengultimatum Pemkot. Kalau ini masih berlarut-larut maka kami akan membentuk Pansus Covid-19,” sebutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) dr Bahauddin telah melakukan serangkaian proses pengajuan. Berupa menyodorkan surat perintah membayar (SPM) kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Terhitung Rabu (19/5).

“Diprediksi sudah dapat diterima hari ini atau Jumat,” kata dr Bahauddin.

Namun demikian, pembayaran ini hanya mencakup petugas pemakaman saja. Khusus petugas disinfeksi belum mendapatkannya. Nominal yang diajukan, yakni Rp 40 juta. Terhitung dari awal tahun ini. Adapun jumlah petugas pemakaman dan disinfeksi mencapai 13 orang berasal dari DPKPP, sedangkan dari Diskes 4 orang. Totalnya 17 orang.

Baca Juga:  BPKAD Sebut Insentif Petugas Pemakaman dan Disinfeksi Memenuhi Syarat  

“Petugas disinfeksi masih belum karena ada yang perlu perbaiki kelengkapan administrasinya,” jelasnya. (*/ak/far/k15)

Tags: insentif petugas pemakaman
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bisnis Logistik Tumbuh Subur di Tengah Pandemi

Next Post

DPRD Getol Dorong Pemanfaatan Air Bekas Lubang Tambang, Jatam; Terburu-buru dan Abaikan Kesehatan Warga

Related Posts

Insentif Petugas Pemakaman Cair, Disinfeksi Menunggu
Bontang

Insentif Petugas Pemakaman Cair, Disinfeksi Menunggu

28 Mei 2021, 11:00
Petugas Pemakaman dan Disinfeksi Menunggu Insentif Pasca Idulfitri
Breaking News

BPKAD Sebut Insentif Petugas Pemakaman dan Disinfeksi Memenuhi Syarat  

19 Mei 2021, 16:30
Petugas Pemakaman dan Disinfeksi Menunggu Insentif Pasca Idulfitri
Bontang

Petugas Pemakaman dan Disinfeksi Menunggu Insentif Pasca Idulfitri

18 Mei 2021, 09:59

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.