• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Investor Oman Siapkan Rp 300 Trililun, Bangun Kilang Minyak di Kotabaru

by BontangPost
17 Juli 2021, 16:03
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Suasana di Pulau Laut Selatan dilihat dari perbukitan. Kecamatan Pulau Laut Selatan menjadi lokasi pembangunan kilang minyak dengan investasi senilai Rp 300 triliun.

Suasana di Pulau Laut Selatan dilihat dari perbukitan. Kecamatan Pulau Laut Selatan menjadi lokasi pembangunan kilang minyak dengan investasi senilai Rp 300 triliun.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Andaikan saja pandemi covid ini segera berlalu, maka investasi bernilai ratusan triliun mengucur masuk ke Kabupaten Kotabaru. Tak kepalang tanggung, perusahaan minyak asal Oman bernama PT Kalimantan Refinery Petrochemical menyiapkan anggaran Rp 300 triliun untuk membangun kilang minyak.

Perusahaan tersebut akan menggunakan lahan sekitar 1.500 hektare untuk membangun industri hilir pengolahan minyak mentah menjadi bahan bakar siap pakai. Lahan yang telah disiapkan sebagai lokasi pembangunan kilang minyak berada di Kecamatan Pulau Laut Selatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru Said Akhmad mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat pembahasan secara virtual dengan pihak perusahaan asal Oman tersebut. “Sekarang investasi dari Oman masih terkendala masalah covid. Berdoa saja semoga covid ini segera hilang,” kata Said Akhmad, Kamis (15/7).

“Dengan adanya investasi ini pastinya menguntungkan pusat dan daerah. Selain itu PAD kita di daerah bakalan meningkat,” lanjutnya.
Namun, ada satu persoalan yang membayangi investasi ini, yaitu masalah pembebasan lahan. Said mencemaskan pembebasan lahan untuk pembangunan kilang minyak ini akan menimbulkan persoalan. Apalagi lahan yang diperlukan sangat luas, sehingga sangat berpotensi menimbulkan gesekan dengan masyarakat bila tidak ada koordinasi dan mediasi dengan baik.

“Pembebasan lahan tidak semudah teori, karena yang dihadapi itu kepala orang bermacam macam. Ada sekitar 800 kepala keluarga di sana. Kalau nanti bermasalah prosesnya akan memakan waktu yang lama lagi. Hal itu harus diperhitungkan oleh perusahaan, jangan sampai gara gara lahan tidak jadi investasi,” ujar Said.

Baca Juga:  Progres Kilang Jalan di Tempat

Camat Pulau Laut Selatan Yusuf, menyambut baik rencana investasi tersebut dan mengaku siap mendukung penuh rencana investor asal Oman di Kotabaru. Ia berharap bila investasi tersebut terealisasi, maka dapat meningkatkan PAD dan membuka lapangan kerja bagi warga Pulau Laut Selatan dan Kotabaru.

“Kami mendapatkan informasi melalui kepala desa yang ada di sini, diperkirakan akhir Juli ini mereka masuk. Saya berharap seperti itu, tapi belum bisa dipastikan. Masyarakat di sini menanggapi perusahaan asal Oman itu cukup bagus” jelas Yusuf.

Salah satu warga Kecamatan Pulau Laut Selatan Heri, berharap agar nantinya perusahaan yang masuk benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kalau jadi masuk, kami minta untuk diberdayakan dan dipekerjakan dengan layak, karena kami sebagai putra daerah,” harap Heri.

Baca Juga:  LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang

Tak hanya investasi kilang minyak, Kotabaru juga menjadi lokasi investasi pertambangan bawah tanah dari perusahaan (underground) asal Cina. Adalah PT. Qinfa Mandiri Industri (QMI) yang sudah melakukan eksplorasi di Kelumpang Barat untuk mengetahui dan memasikan potensi kandungan batu bara di dalam tanah.

“Aktivitas perusahaan saat ini masih dalam tahap eksplorasi. Mereka membuat kajian dan menghitung nilai ekonomis, serta menyusun rencana kerja,” jelas Plt Camat Kelumpang Barat M Octo Brahma Yogayana. Pihak perusahaan juga sudah melakukan sosialisasi kepada pemilik lahan.

Sekertaris Daerah Kabupaten Kotabaru Said Akhmad menjelaskan, semua perusahaan yang akan berinvestasi di Kotabaru saat ini terkendala dengan pandemi covid. “Sekarang PT Qinfa hanya tahap pengeboran saja. Aktivitasnya masih dihentikan karena adanya covid. Kemungkinan perusahaan tersebut menunggu aman dulu baru akan lanjut,” jelas Said.

Baca Juga:  Pertamina Tunda Pembangunan Kilang Bontang

Menanggapi masuknya investor minyak dan batu bara tersebut, Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Indonesia Kalimantan Selatan Kisworo, memperingatkan kepada perusahaan untuk meminimalisasi dampak lingkungan yang bakal terjadi. “Buat pemimpin harus mengutamakan keselamatan rakyat dan lingkungan, jangan hanya mendatangkan investasi,” tegas Kisworo. (mr-155/tof/ema)

Tags: kilang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Resep Sate Buntel, Menu Spesial saat Iduladha

Next Post

Tujuh Orang Meninggal, 91 Pasien Sembuh

Related Posts

LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang
Bontang

LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang

30 Oktober 2022, 17:06
Lahan Eks Terbang Layang Bontang Lestari Ditawarkan Jadi Pelabuhan Bongkar Muat
Bontang

Lahan Eks Terbang Layang Bontang Lestari Ditawarkan Jadi Pelabuhan Bongkar Muat

10 Agustus 2022, 15:00
Pertamina Tunda Pembangunan Kilang Bontang
Bontang

Proyek Strategis Kilang Bontang Batal Dibangun

19 Januari 2021, 11:45
Lahan Diklaim Beres, Rustam: Ada yang Tidak Ingin Kilang Dibangun
DPRD Bontang

Lahan Diklaim Beres, Rustam: Ada yang Tidak Ingin Kilang Dibangun

10 Juni 2020, 10:30
Pertamina Tunda Pembangunan Kilang Bontang
Bontang

Pertamina Tunda Pembangunan Kilang Bontang

5 Juni 2020, 19:47
Progres Kilang Jalan di Tempat
Bontang

Progres Kilang Jalan di Tempat

2 November 2017, 11:55

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.