• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Iseng Cekoki Teman Hand Sanitizer, 5 Remaja Meninggal

by Redaksi Bontang Post
15 September 2021, 15:04
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono, saat memberi keterangan kepada awak media terkait lima remaja yang meninggal karena minum hand sanitizer. WISE ADAM/BP

Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono, saat memberi keterangan kepada awak media terkait lima remaja yang meninggal karena minum hand sanitizer. WISE ADAM/BP

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dicekoki hand sanitizer, lima anak remaja meninggal. Kelimanya masing-masing berinisial MA, S, MRN, OB dan R. Dijelaskan Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono didampingi Wakapolres Berau Kompol Rhamadanil, kelimanya meminum hand sanitizer karena diberikan oleh MHA (15). Kepada korban, MHA menyebut minuman itu adalah miras ciu.

Kepada polisi dijelaskan Anggoro, sebenarnya MHA tidak berniat membunuh kelimanya. Dia hanya ingin memberi efek jera, membuat kelimanya sakit perut karena kesal sering dimintai uang oleh seluruh korban sejak lima bulan terakhir. “Saat mereka minum (11/9) ada dua yang meninggal dunia, sisanya sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr Abdul Rivai, tapi kemarin (14/9), dikabarkan sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  Stok Langka, Warga Nekat Curi Hand Sanitizer di Rumah Sakit

Semula juga disebut Rhamadanil, hal itu diduga akibat kelalaian para korban. Namun berdasarkan hasil penelusuran, ditemukan adanya unsur pidana sebagaimana pasal 204 ayat 2 KUHP yakni melakukan perbuatan yang membuat orang meninggal dunia, maupun pidana penganiayaan yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu jika perbuatan itu menyebabkan kematian.

Barang bukti yang menyebabkan lima nyawa melayang.

Namun, karena tersangka masih di bawah umur ditambah niat awal bukanlah untuk membunuh, bahkan tersangka mengaku sempat ikut minum bersama korban, sehingga hal ini disebutnya belum dapat dikatakan sebagai aksi pembunuhan berencana. “Karena korban meminum juga, niat awal pun hanya ingin membuat (korban) sakit perut,” tandasnya.

Meski begitu, MHA saat ini telah ditahan di Mapolres Berau dengan perlakuan khusus, yakni tidak dicampur dengan tahanan lainnya karena masih di bawah umur. “Proses hukum tetap berjalan. Itu kalau menurut pasal MHA diancam hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup, tetapi karena ini masih di bawah umur masih sedang dilakukan pendalaman lagi,” jelasnya.

Baca Juga:  Stok Langka, Warga Nekat Curi Hand Sanitizer di Rumah Sakit

Sementara tambah Kasat Reskrim Polres Berau AKP Ferry Putra Samodra, saat ini ada satu keluarga yang mengajukan penuntutan agar tersangka diproses hukum. “Tuntutannya disertakan ke pihak yang berwajib. Namun perlu diketahui, untuk kejadian seperti ini melapor atau tidak adalah keputusan dari pihak kepolisian yakni penyidik,” singkatnya. (aky/sam)

Tags: 5 remaja tewashand sanitizer
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Biaya Swab PCR Masih Mahal

Next Post

Kelabui Petugas, Jaringan Narkoba di Lapas Bontang Ganti SIM Card Wartel

Related Posts

Stok Langka, Warga Nekat Curi Hand Sanitizer di Rumah Sakit
Nasional

Stok Langka, Warga Nekat Curi Hand Sanitizer di Rumah Sakit

24 Maret 2020, 12:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.