• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Istana Negara Batal Berdiri 2024, Pemindahan IKN Baru Dilaksanakan Tiga Tahun Lagi

by BontangPost
17 Maret 2021, 21:04
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Bangunan Istana Negara akan disebut Astana Indonesia Raya. (Kementerian PUPR)

Bangunan Istana Negara akan disebut Astana Indonesia Raya. (Kementerian PUPR)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id –  Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim tampaknya belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa menyatakan, pemindahan IKN baru akan dimulai pada 2024.

“Sahabat yang saya cintai, pemindahan ibu kota negara baru akan dilakukan secara bertahap. Akan mulai dilaksanakan pada 2024. Pemerintah saat ini masih fokus menanggulangi pandemik Covid-19 dan memulihkan ekonomi,” kata Suharso lewat akun Instagram resminya, @suharsomonoarfa yang diunggah Senin (15/3/2021).

Dia mengungkapkan, pemindahan IKN yang direncanakan dipusatkan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), masih sesuai dengan perencanaan yang disusun pemerintah.

Masih dari unggahan tersebut, mantan Menteri Perumahan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu II (2009-2011) ini melanjutkan, pemerintah mempunyai harapan baru terhadap pemindahan IKN baru ke Kaltim.

“Di IKN baru ini kita memiliki harapan besar. Kita mengharapkan hadirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Menciptakan jutaan lapangan kerja dan kesejahteraan. Kita juga berharap dan berencana IKN baru menjadi kota cerdas, nyaman, aman, dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam unggahan video berdurasi 1 menit 10 detik itu, dijelaskan pula bahwa IKN mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi melalui enam klaster ekonomi dan dua klaster pendukung. IKN akan mengembangkan ekonomi regional sebesar 4-5 kali menjadi US$ 180 miliar. Kaltim sebagai ibu kota negara akan menciptakan 4,3-4,8 juta lapangan pekerjaan pada 2045.

“Ibu kota negara (baru) sebagai superhub. Superhub IKN bersifat locally integrated, globally connecter, dan universally inspired,” ujar Suharso.

Dia menjelaskan tiga sifat super-hub IKN baru tersebut. Pertama, super-hub sebagai inspirasi universal. Yaitu super-hub yang menjadi teladan sebagai kota hijau, berkelanjutan, dan bertaraf hidup tinggi di tengah tantangan perubahan iklim dengan menggunakan teknologi.

Kedua, super-hub dan dunia. Yakni, super-hub yang membantu menempatkan Indonesia di posisi yang lebih strategis dalam jalur perdagangan dunia, arus investasi dan inovasi teknologi.

Ketiga, super-hub dan Indonesia. Merupakan super-hub yang mengubah perekonomian Indonesia menjadi lebih inklusif melalui strategi tiga kota. Tiga kota yang dimaksud adalah IKN, Kota Samarinda, dan Kota Balikpapan.

Wilayah ini menjadi penggerak ekonomi bagi Kaltim. Sekaligus pemicu untuk memperkuat rantai nilai domestik di seluruh kawasan timur Indonesia dan seluruh Indonesia. Deputi Pengembangan Regional Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata sebelumnya menjelaskan, berdasarkan kajian perencanaan yang sudah disusun Bappenas, Samarinda akan menjadi jantung yang menopang calon IKN nanti. Karena Kota Tepian adalah pusat sejarah Kaltim dengan sektor energi yang diremajakan. Nantinya, Samarinda akan menjadi basis manufaktur baru untuk energi terbarukan.

Sementara itu, jika Samarinda menjadi “jantungnya” IKN, Balikpapan akan menjadi “otot”. Rudy menerangkan, Balikpapan berfungsi sebagai simpul hilir migas dan logistik Kaltim. Pada masa depan, Kota Minyak akan menjadi tempat hilirisasi industri pengolahan migas menjadi petrokimia. Sekaligus menjadi pelabuhan utama untuk provinsi dan wilayah.

Sementara itu, IKN baru di Kecamatan Sepaku (PPU) dan Kecamatan Sampoja (Kukar) akan menjadi pusat saraf. Nantinya, akan menjadi inti pemerintahan dan pusat inovasi hijau. Di dalam kawasan calon IKN baru tersebut akan dibangun pusat layanan pemerintah dan masyarakat, pusat inovasi dan pusat bakat, industri bersih dan berteknologi tinggi, serta basis untuk pariwisata.

“Jadi kolaborasi tiga kota, yakni Balikpapan, Samarinda, dan IKN ini akan menjadi super-hub untuk Indonesia ke depannya. Dan dalam jangka panjang akan disiapkan menjadi metropolitan area yang baru,” jelas dia. (klp/riz/k8)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ketua Pansus LKPj Target Laporan Rampung Lebih Cepat

Next Post

Langkah Tegas Dishub Diapresiasi DPRD Bontang

Related Posts

Potensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Bontang Rp440 Juta, Realisasi Masih Jauh dari Target
Bontang

Potensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Bontang Rp440 Juta, Realisasi Masih Jauh dari Target

28 April 2026, 16:30
Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah, 14 MeninggaL, 84 Orang Alami Luka
Nasional

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah, 14 MeninggaL, 84 Orang Alami Luka

28 April 2026, 15:28
Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban
Kriminal

Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

28 April 2026, 14:58
Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus
Kriminal

Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

28 April 2026, 13:20
Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK
Bontang

Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

28 April 2026, 10:58

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.