• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Isu KTP Palsu dan Anti-Tionghoa Marak Lagi

by BontangPost
2 September 2018, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

ISU anti-Tionghoa kembali disuarakan oleh warganet-warganet menjelang pelaksanaan Pilpres 2019. Katanya, seorang warga Tionghoa ditangkap personel TNI-AD karena membuat KTP palsu yang nanti digunakan untuk memilih Joko Widodo.

“Warga cina di tangkap anggota TNI AD karena membuat ktp palsu yg nanti nya akan di suruh memilih jokowi. Luar biasa jokowi. Kita harus berterima kasih sama tni bravo TNI bersama rakyat,” tulis akun Tika Ferninda (fb.com/100007727746589) di sebuah grup Facebook kemarin (31/8).

Hingga kemarin, unggahan Tika telah dibagikan hingga 2 ribu kali. Sebanyak 50 komentar juga ikut menghiasi posting-an tersebut. Posting-an itu juga menyertakan dua foto dan sebuah video. Foto pertama memperlihatkan tumpukan KTP. Di foto kedua, AKBP Azhari Juanda sedang menunjukkan sebuah KTP. Adapun videonya berisi aksi yang tampaknya merupakan penggerebekan sebuah tempat. Dalam video itu terdapat tulisan ”Breaking News Warga China Pembuat e’ktp di tangkap TNI”.

Baca Juga:  Kritik Salah Waktu dan Sasaran

Nah, foto maupun video yang dibagikan Tika tersebut merupakan ”barang lawas”. Pertama, foto tumpukan e-KTP. Yang diperlihatkan foto tersebut ternyata tumpukan e-KTP rusak yang terdapat di gudang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Foto itu menyebar setelah ramai kabar jatuhnya e-KTP rusak ketika dipindahkan dari kantor Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Jakarta ke gudang Kemendagri di Bogor.

Lalu, peristiwa dalam foto kedua merupakan kejadian 30 November 2017. Azhari yang saat itu menjadi Kapolres Tidore Kepulauan menggelar konferensi pers terkait dengan kasus dugaan pemalsuan e-KTP.

Pelakunya etnis Tionghoa? Bukan. Menurut situs Tribratnews.Polri.go.id, pelakunya bernama Muhammad Abduh alias Rep, 39. Dia warga Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Namun, Abduh berdomisili di Kelurahan Sofifi, Kecamatan Oba Utara, Kabupaten Tidore Kepulauan.

Baca Juga:  Upin Ipin kok Disebut Agresi Israel

Nah, sekarang kita bahas videonya. Video tersebut ramai diperbincangkan sejak awal tahun lalu. Peristiwa dalam video itu bukanlah penangkapan oleh anggota TNI-AD. Sebab dalam video, si perekam menyebutkan, ”Penggeledahan dipimpin AKP Agus Wiyono.”

AKP atau ajun komisaris polisi merupakan pangkat di kepolisian. Video itu terkait dengan penggeledahan untuk kasus pembuatan sejumlah identitas palsu yang ditangani Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Agus Wiyono merupakan tim opsnal di Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. (gun/c11/fat)

Fakta

Isu tentang warga Tionghoa yang ditangkap TNI-AD karena membuat e-KTP palsu untuk memilih Jokowi hanya rekayasa. Foto dan video yang di-posting tidak terkait dengan hal tersebut.

Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Puluhan Anak Terjangkit Campak

Next Post

Percantik Kota, Bangun 14 Vertikal Garden 

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.