• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Jadi Identitas Nasional, Kebaya Segera Susul Batik Untuk Diakui UNESCO

by Redaksi Bontang Post
27 Agustus 2022, 14:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Berkebaya menjadi identitas nasional. (Dok Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia)

Berkebaya menjadi identitas nasional. (Dok Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Memakai kebaya sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia. Beragam macam model kebaya, sudah ditunjukkan beberapa pendahulu seperti RA Kartini. Hingga kini, kebaya tetap menjadi kebanggaan dan identitas nasional, tak hanya dipakai dalam acara formal tetapi juga semakin modern dan kekinian.

Para perempuan dalam Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia ingin kebaya tak hanya dipakai saat wisuda atau kondangan, tetapi dapat menjadi busana sehari-hari. Kebaya juga tak hanya menjadi identitas satu suku tertentu saja tetapi menjadi busana nasional Kebaya Indonesia sebagai Identitas Nasional Indonesia.

”Berkebaya telah menjadi busana sehari-hari perempuan Indonesia dari zaman dahulu dan meskipun zaman telah berubah, kebaya tetap bisa beradaptasi dengan tren fashion yang berkembang. Di sinilah kebaya menjadi refleksi dari budaya bangsa yang adiluhung,” kata Ketua I Pertiwi Indonesia Shinta Omar kepada JawaPos.com dalam kesempatan pameran dagang Indo Leather & Garment Expo 2022 di JIExpo Kemayoran, baru-baru ini.

Dia menegaskan, Presiden Jokowi mengamanahkan kepada Ketua Umum Pertiwi Indonesia Antarina S.F. Amir pada Juli di Istana Negara untuk mengikut sertakan Barisan Berkebaya dalam Kirab Penjaga Bendera Pusaka dalam acara Peringatan Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Upaya itu merupakan inisiatif yang didorong Putri Kus Wisnu Wardani, anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang juga salah satu pendiri Pertiwi Indonesia untuk pendaftaran nominasi tunggal tradisi berkebaya sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.

”Tingginya animo perempuan Indonesia dalam menggunakan kebaya dan kain nusantara berdampak positif pada kemajuan ekonomi dari industri berbasis budaya. Pertiwi Indonesia ikut aktif mengambil bagian dalam memamerkan kebaya Kebaya Menuju UNESCO,” jelas Shinta Omar.

Dalam fashion show, beragam jenis kebaya ditampilkan, Kebaya Kutu Baru, Kebaya Kartini, Kebaya Kerancang atau Encim, dan Kebaya Noni dipadukan dengan kain hasil akulturasi budaya dari berbagai daerah. Hal itu menunjukkan bagaimana berkebaya tetap relevan dengan gaya hidup masa kini dan ikut berevolusi sejalan dengan perubahan zaman.

”Kami siap berkolaborasi untuk pendaftaran kebaya ke UNESCO seperti batik. Kami merangkul semua generasi agar keberadaan kebaya semakin besar gaungnya. Kami juga sedang melakukan riset,” ujar Shinta Omar.

Ketua II Pertiwi Indonesia menyatakan, Barisan Berkebaya diinisiasi Pertiwi Indonesia Miranti Serad Ginanjar berharap kegiatan itu akan semakin menyatukan semangat dan upaya untuk lebih memasyarakatkan berkebaya beserta segala tradisi dan kearifan lokal. Barisan Berkebaya memberikan dukungan kepada Pemerintah Indonesia dalam upaya mendaftarkan kebaya menjadi warisan budaya tak benda Single Nomination yang diakui UNESCO.

”Bahwa saat ini kebaya sudah menjadi busana nasional dan sehari-hari. Kini bisa dipakai dengan jeans, sneakers, sehingga lebih modern dan kekinian,” ucap Shinta Omar. (jawapos)

Tags: Kebaya
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

41.493 Hektare Kawasan Hutan Dilepas untuk IKN Nusantara

Next Post

Dorong Potensi Wisata Selambai, Pupuk Kaltim Dukung Race Ketinting IPSB

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.