• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Jarak dan Infrastruktur di Pedalaman Belum Mendukung, Mustahil Pelayanan hingga 80 Persen 

by BontangPost
15 Agustus 2017, 12:02
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Cukup mustahil untuk memberikan pelayanan air bersih secara maksimal kepada masyarakat. Bukan di Sangatta, melainkan di Kutim.

Untuk Sangatta Utara dan Sangatta Selatan saja, masih terdapat beberapa titik yang belum mendapatkan distribusi air bersih. Apalagi desa yang terdapat di 16 kecamatan lainnya.

Jangankan 100 persen, 80 persen pun  terbilang sulit. Paling maksimal mencapai 60 persen. Itupun membutuhkan kerja ekstra.

Dikatakan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Tuah Benua,  Aji Mirni Mawarni ada beberapa penyebab terjadinya hal tersebut. Diantaranya ialah,  jauhnya jarak antar kecamatan dan masih buruknya infrastruktur  pedalaman.

“Saat ini pelayanan kami masih 30 persen. Belum mampu 80 persen.  Jadi masih jauh sekali,” ujar Aji Mirni.

Baca Juga:  RSP-SKL Kekurangan Dokter

Hal ini bisa terwujud jika ditopang oleh peran pemerintah. Seperti  pembuatan Pamdes yang ditarget rampung 2019 ini. Berdirinya Pamdes di diyakini akan membantu PDAM dalam memberikan pelayanan secara maksimal.

“Kalau Pamdes ada maka akan menambah jaringan. Ini merupakan terobosan percepatan. Kalau PDAM saja susah.Tetapi jika ada Pamdes, maka kami yakin bisa  mencapai 80 persen,” katanya.

Akibatnya belum mampu menambah PAD Kutim. Padahal, jika mampu meraih 80 persen, maka PDAM akan mandiri. Tak kalah penting menghasilkan pemasukan untuk Kutim.

“Jadi belum bisa menambah PAD bagi Kutim. Kecuali sudah mampu 80 persen pelayanan. Sekarang kan PDAM masih 30 persen. Jadi masih jauh,” katanya.(dy)

Baca Juga:  Usia 60 Masih Semangat Lestarikan Batik 
Tags: pdamSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Generasi Muda Jangan Buta Pancasila 

Next Post

Tarif Air Kutim Masih Murah

Related Posts

WTP Advent Mulai Uji Coba, Warga Bontang Barat Berpeluang Nikmati Air Mengalir 24 Jam
Bontang

WTP Advent Mulai Uji Coba, Warga Bontang Barat Berpeluang Nikmati Air Mengalir 24 Jam

8 Mei 2026, 09:00
Perumda Naikkan Tarif Air di Bontang, Berikut Rinciannya
Bontang

Perumda Naikkan Tarif Air di Bontang, Berikut Rinciannya

23 Januari 2026, 13:22
Pipa Induk Bocor Akibat Pekerjaan Drainase, 3.000 Pelanggan PDAM di Bontang Baru Terkena Dampak
Bontang

Pipa Induk Bocor Akibat Pekerjaan Drainase, 3.000 Pelanggan PDAM di Bontang Baru Terkena Dampak

7 Juli 2025, 21:41
Siap-siap, Distribusi Air di 14 Wilayah Bontang Bakal Terhenti Sementara
Bontang

Distribusi Air PDAM Bakal Terhenti, Berikut 27 Wilayah di Bontang yang Terdampak

30 Agustus 2024, 17:31
Siap-siap, Distribusi Air di 14 Wilayah Bontang Bakal Terhenti Sementara
Bontang

WTP Loktuan Shut Down, Masyarakat Diminta Tampung Air

11 Juli 2024, 10:26
Siap-siap, Distribusi Air di 14 Wilayah Bontang Bakal Terhenti Sementara
Bontang

Siap-siap Tampung Air, Ribuan Sambungan Rumah di Loktuan Bakal Terdampak Shut Down PDAM

3 Juli 2024, 09:47

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.