Antisipasi, Polres Bentuk Pos Penjagaan
SANGATTA – Kutim masih dinobatkan sebagai kawasan rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Diantaranya ialah buruknya infrastruktur , jalan berliku tajam, serta maraknya tanjakan dan berbatu.
Kapolres Kuitm ABP Rino Eko didampingi Kasatlantas Polres Kutim AKP Eko Budi mengatakan, lokasi rawan lakalantas yang dimaksud ialah Jalan Poros Sangatta -Bontang dan Jalan Poros Sangatta -Muara Wahau. Sedangkan kawasan yang rusak parah ialah Jalan Poros Sangatta- Bontang dan Jalan Poros Sangatta-Bengalon.
“Jadi ada jalan rawan laka dan ada pula jalan rusak. Untuk jalan rusak terdapat enam titik. Masing-masing tiga titik di Sangatta-Bontang dan Sangatta Bengalon,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi hal itu pada saat arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri, pihaknya menempatkan beberapa posko penjagaan keselamatan di beberapa titik strategis. Yakni Pos Simpang Tiga Perdau Bengalon, Simpang Tiga AW Sjahrani (Eks. Pendidikan) dan Simpang Tiga Sangatta-Bontang.
“Dalam operasi Ramadniyah ini sedikitnya kami tempatkan sebanyak 184 orang personil anggota kepolisian. Mereka inilah yang akan bertugas memberikan pelayanan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat pada saat mudik dan balik lebaran,” kata Kasat Eko.
Pada saat mudik maupun balik, dirinya meminta kepada masyarakat untuk dapat melaporkan kepada petugas jaga jika diperlukan bantuan. Terlebih adanya kecelakaan, ataupun tindak kriminal dan masalah lainnya.
“Kami juga menghimbau selalu tetap menjaga ketertiban lalu lintas di jalan. Utamakan keselamatan berkalu lintas dan apabila ngantuk istirahat dulu. Jika sudah segar, silahkan lanjutkan perjalanan. Karena mengantuk merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan,” pesannya. (dy).







